INTEGRASI HAZARD AND OPERABILITY PROCEDURE (HAZOP) DAN BS 6079-3:2000 DALAM PENGELOLAAN RISIKO PADA SULPHURIC ACID PLANT DI PT. PETRO JORDAN ABADI

INTEGRATION OF HAZARD AND OPERABILITY PROCEDURE (HAZOP) WITH BS 6709-3:2000 FOR RISK TREATMENT ON SULPHURIC ACID PLANT IN PT. PETRO JORDAN ABADI

Nuzuliana Mahmudianti (6510040046)


Abstrak

PT. Petro Jordan Abadi adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang kimia penghasil asam sulfat, asam fosfat dan granulated gypsum serta cement retarder. PT. Petro Jordan Abadi menggunakan proses yang kontinyu sehingga gangguan pada salah satu proses akan sangat mempengaruhi unit-unit proses selanjutnya. Sulphuric Acid Plant merupakan salah satu sistem yang komplek yang memiliki risiko tertinggi dibanding unit lainnya, seperti bahaya panas dari steam, dan pencemaran udara oleh SO2 dan SO3 yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Identifikasi dan analisis bahaya dilakukan dengan menggunakan metode HAZOP yang dilanjutkan dengan manajemen risiko berdasarkan BS 6079-3:2000. Metode HAZOP bertujuan untuk identifikasi bahaya dan penilaian risiko dengan menggunakan struktur atau susunan yang tinggi dengan mengandalkan pada guide words dan gagasan tim. Dalam hal ini penilaian risiko didapatkan dari perkalian consequences (konsekuensi) dan likelihood (kemungkinan/probabilitas). Dari hasil penilaian risiko, konsekuensi yang memiliki nilai Faktor Risiko (FR) > 6 dan/atau nilai Severity (S) = 5 berjumlah 289 risiko dari 325 risiko yang harus dilakukan manajemen risiko. Dua ratus delapan puluh sembilan risiko yang termasuk risiko sedang/medium dilakukan evaluasi dan penanganan risiko/risk treatment. Dan 36 risiko dengan FR < 6 akan dilakukan monitoring dan review. Dari hasil analisis risiko yang diperioritaskan adalah 13 risiko kebakaran, ledakan dan/atau plant shutdown dengan severity bernilai 5 (katastropik) dan likelihood bernilai 1 (sangat kecil kemungkinan). Penanganan dan pengendalian risiko yang dapat diberikan adalah dengan mengurangi dampak dan kemungkinannya (Risk reducing the consequences and probability) dengan mengutamakan penggunaan peralatan sesuai spesifikasi dan standar pengoperasian, peningkatan sistem pengaman, penjadwalan preventive maintenance, operator yang berkompeten dan menyediakan alat pelindung diri yang tepat serta sistem integrasi proteksi kebakaran yang memadai. Selain itu juga dengan memindahkan risiko (risk transfer) dengan pihak asuransi untuk mengantisipasi timbulnya kerugian yang besar. Kata kunci: Faktor Risiko, Guide Word, HAZOP, Likelihood, Manajemen Risiko, risk reducing, risk transfer, Severity.


Abstract

PT. Petro Jordan Abadi is a company that active in the chemical sectors as the producer of sulphuric acid, phosphoric acid and granulated gypsum and cement retarder. PT. Petro Jordan Abadi used the continue process so the disturbance on one of processes shall strongly influencing the subsequent process units. Sulphuric Acid Plant is one of complex system with the highest risks if compared to another units, such as heat hazard from steam, and air pollution by SO2 and SO3 which very hazardous for human health. Identification and analysis of hazard were conducted by using HAZOP method that was continued by risk management based on BS 6079-3:2000. HAZOP method has the purpose for hazard identification and risk assessment by using the high structure by relying on the guide words and team ideas. In this case the risk assessment was obtained from the multiplication of consequences and likelihood (possibility/probability). From risk assessment result, consequences having Risk Factor (FR) value > 6 and/or Severity (S) value = 5 were amounted to 289 risks out of 325 risks should be done by risk management. On two hundred eighty nine risks that fell in medium risk were conducted evaluation and risk treatment. And, on 36 risks with FR < 6 would be conducted monitoring and review. From the risk analysis result prioritized, they were 13 fire, explosion and/or plant shutdown risks with severity with the value of 5 (catastrophic) and likelihood with the value of 1 (very small probability). Risk handling and controlling could be provided were by reducing their consequences and probabilities by giving priority to the equipment uses in accordance with the specification and operating standard, safety system improvement, preventive maintenance scheduling, the competent operator and supplying the appropriate self protecting equipment and the adequate fire protection integration system. In addition, it was also by removing risk (risk transfer) with the insurance side to anticipate the big loss emergence. Keywords: Guide Word, HAZOP, Likelihood, Risk Factors, Risk Management, risk reducing, risk transfer, Severity.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Mirna Apriani
Dosen Pembimbing 2 : Wiediartini

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.