ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA MENTAL DAN STRES KERJA TERHADAP PERILAKU BERBAHAYA DI PT. X . (Studi Kasus : Pekeja pada operator mesin container crane di PT. X )

ANALYSIS THE IMPACT OF MENTAL WORKLOAD AND WORK STRESS TOWARD DANGEROUS BEHAVIOUR IN PT.X (CASE STUDY: The Worker In Operator Container Crane In PT.X)

Inggit Mellowe (6510040026)


Abstrak

Perilaku berbahaya merupakan perilaku yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Perilaku berbahaya dapat diminimalkan atau direduksi dengan cara menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhinya. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku berbahaya salah satunya adalah beban kerja mental dan stres kerja. Kecelakaan kerja yang terjadi pada PT.X pada bulan april 2013 sampai dengan september 2013 sebanyak 7 kali kecelakaan. Desain penelitian ini dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama adalah menganalisis pengaruh beban kerja mental dan stres kerja terhadap perilaku berbahaya dengan menggunakan Regresi Linear Berganda. Bagian kedua merupakan penelitian yang digunakan untuk mengetaui perbedaan nilai rata-rata beban kerja mental dan stres kerja yang dialami pekerja disetiap group kerja dengan menggunakan metode one-way ANOVA. Bagian ketiga adalah memberikan rekomendasi yang sesuai untuk meminimalkan atau mereduksi perilaku berbahaya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terdapat pengaruh yang signifikan variabel beban kerja mental dan stres kerja terhadap perilaku berbahaya. Hal ini ditunjukkan dari nilai signifikansi 0,030. Nilai ini lebih besar dari nilai signifikansi 0,05. Pada penelitian kedua tidak terdapat perbedaan nilai rata-rata yang signifikan dari beban kerja mental dan stres kerja yang dialami pekerja disetiap group kerja. Hal ini di tunjukkan dari nilai signifikansi beban kerja mental 0,232 dan nilai signifikansi stres kerja 0,267. Nilai ini lebih besar dari nilai signifikansi 0,05. Penelitian ketiga memberikan rekomendasi untuk PT.X harus lebih memperhatikan kenyamanan pekerja di tempat kerja. Rekomendasi untuk beban kerja mental berupa administratif kontrol, melakukan penetapan sasaran realistik bagi satuan kerjanya, mengurangi derajat kemajemukan ketrampilan yang diperlukan, mengurangi banyaknya kegiatan. Rekomendasi stres kerja berupa administratif kontrol, mengadakan progam pelatihan keterampilan dan orientasi bagi tenaga kerja yang baru, membentuk sebuah tim yang solid, memberikan penyuluhan jabatan kepada tenaga kerja, mengadakan pelatihan relaksasi neuromuscular, melakukan senam kebugaran badan. Pengendalian teknik, ruangan kerja operator dapat di pasang AC dengan jumlah 1 AC dengan ? PK. Pengendalian alat pelindung diri berupa memberikan pakaian kerja bahan yang mudah menyerap keringat seperti bahan katun. Kata Kunci : Beban Kerja Mental, One-Way ANOVA, Perilaku Berbahaya, Regresi Linear Berganda, Stres Kerja.


Abstract

Dangerous behaviour is a behaviour that can lead to work accident. Dangerous behavior can be minimized or reduced by analyzing the factors that influence it. The factors that influence one of the dangerous behaviour is mental workload and work stres. Work accidents that occured in PT.X in april 2013 to september 3013 reached 7 times accidents. The design of this study is divided into three sections. The first part is to analyze the effects of the mental workload and work stress to the dangerous behavior by using the Multiple Linear Regression. The second part is used for research to know the difference of the average value of the mental workload and work stress experienced by the workers in each job group by using the one-way ANOVA method. The third part is to provide the recommendations which is suitable to minimize or reduce the dangerous behavior. Based on the research that has been done there are the mental workload and work stress significant influence variable against the dangerous behavior. It is shown in an evident from the significant value of 0,030. This value is smaller than the significant value of 0,05. In the second study there was no difference significant average value of the mental workload and work stress experienced by the workers in each job group. It is shown from the 0,232 significant value mental workload and 0,267 significant value work stress. This value is greater than the 0,05 significant value. The third study provided recommendations for PT.X should pay more attention to the comfort of the workers in the workplace. Recommendations for mental workload in the form of administrative control, perform a realistic goal setting for the unit of work, reduce the degree of plurality necessary skills, reducing the number of activities. Recommendations in the form of administrative work stress control, hold skills training and orientation program for new workers, forming a solid team, providing counseling to labor office, held a neuromuscular relaxation training, doing fitness exercise body. Engineering controls, work room operators can plug the AC in the number 1 with ? PK AC. Control of personal protective equipment in the form of giving work clothes combustible material such as cotton absorbs sweat. Keywords : Dangerous Behaviour, Mental Workload, , Multiple Linear Rgresion, One-way ANOVA, Work Stress.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Lukman Handoko
Dosen Pembimbing 2 : Irma Rustini Aju

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.