Analisis Risiko Kebocoran Pada Tangki Penyimpanan Asam Sulfat Menggunakan Metode Quantitative Risk Analysis (QRA) Studi Kasus : PT Liku Telaga Gresik

Leakage Risk Analysis of Sulfuric Acid Storage Tank's Using Method Quantitative Risk Analysis (QRA) Case Study : PT Liku Telaga Gresik

Aziza Ayu Arini (6510040023)


Abstrak

PT Liku Telaga merupakan suatu perusahaan produsen bahan kimia. Produk yang dihasilkan antara lain asam sulfat, aluminium sulfat dan sodium silicate. PT Liku Telaga menggunakan proses yang kontinyu sehingga gangguan pada salah satu proses akan sangat mempengaruhi unit-unit proses selanjutnya. PT Liku Telaga merupakan industri kimia yang rawan bahaya, terutama berkaitan dengan bahan berbahaya dan beracun, sehingga jika terjadi gangguan pada pabrik akan berpengaruh bagi kelangsungan hidup masyarakat sekitar karena lokasinya yang dekat dengan kawasan padat penduduk. Maka dari itu diperlukan suatu kajian untuk menganalisis risiko tersebut agar tindakan pencegahan dan penanggulangan dapat dipersiapkan. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah Quantitative Risk Analysis (QRA) untuk menganalisis risiko pada sistem penyimpanan asam sulfat. Nilai risiko didapatkan dari pengalian frekuensi dan konsekuensi. Skenario terjadinya kebocoran tangki penyimpanan asam sulfat didapatkan dari hasil identifikasi bahaya Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), kemudian didapatkan bagan skenario yang digambarkan pada Fault Tree Analysis (FTA). Perhitungan konsekuensi berdasarkan pada source model dan dispersion model. Nilai risiko yang didapat kemudian dibandingkan dengan matriks risiko PT Liku Telaga untuk menentukan apakah risiko tersebut dapat diterima atau tidak. Jika risiko tidak dapat diterima maka harus dilakukan langkah mitigasi. Namun, jika resiko dapat diterima, tetap dilakukan upaya pengendalian. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa bahaya tertinggi yang ada pada sistem penyimpanan asam sulfat yaitu kebocoran pada pipa koneksi yang tersambung pada tangki. Nilai frekuensi pada kejadian tersebut sebesar 5,512 kali/tahun dengan konsekuensi 0% kematian. Dalam hal ini, kejadian kebocoran tidak menimbulkan kematian namun menimbulkan efek lain seperti iritasi, batuk, nafas cepat, lakrimasi dan bronkitis. Berdasarkan matriks risiko, kebocoran ini termasuk kategori sangat kecil. Tindakan pengendalian dilakukan dengan cara meminimalisir nilai frekuensi dan konsekuensi. Kata kunci : Risiko, Probabilitas, Frekuensi, Konsekuensi, FMEA, FTA, QRA


Abstract

PT Liku Telaga is a company that produces chemicals. The products of their company are sulfuric acid, aluminium sulfat and sodium silicate. PT Liku Telaga using continuous process, so if there is a problem in a section will affect to the further unit process. PT Liku Telaga is hazardous chemical industry, especially related to hazardous and toxic materials, if there is a problem on the plant will affect the survival of local community because its located close to the district populated areas. Therefore, required a study to analyze the risk in order to prevention and control action can be prepared. This research use method Quantitative Risk Analysis (QRA) to analyze risk in the sulfuric acid storage system. The risk value obtained from multiple frequency and consequency. The scenario leakage of sulfuric acid storage tank obtained from resulft of hazard identification Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), and then we could build scenario with Fault Tree Analysis (FTA). Consequence calculations based on source model and dispersion model. The risk value that obtained then compared with risk matrix PT Liku Telaga to determine if the risk is acceptable or not. If the risk unacceptable then mitigation must be done. However, if the risk acceptable, control action keep to be done. From the result of research, the highest hazard which exist in the storage system is leakage on a pipe that connected in sulfuric acid tank. Frequency value of the event is 5,512 times/year with consequences value 0% fatality. In this case, the event of leakage did not cause death but, cause other effects such as irritation, coughing, rapid breathing, lacrimation and bronchitis. Based on risk matrix, leakage include very small category. Controlling action was done with preventive and protective action by minimalizing value of frequency and consequence. Keyword : Risk, Probability, Frequency, Consequence, FMEA, FTA, QRA


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Mohamad Hakam
Dosen Pembimbing 2 : Wiwik Dwi Pratiwi

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.