Rancang Bangun Software Manajemen Perawatan Pada Billet Reheating Furnace (BRF) Dengan metode RCM II Studi Kasus : Billet Reheating Furnace PT. X

Design of Maintenance Management Software on Billet Reheating Furnace (BRF) using RCM II method. (Case Study: Billet Reheating Furnace of X PT

Muhammad Arus Samudro (6510040018)


Abstrak

PT.X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufacturing yaitu perusahaan peleburan baja. Bahan baku utama yang diolah dalam peleburan yang berbahan dasar besi-besi tua (scrap) dan beberapa bahan campuran tambahan lainnya. Proses peleburan dilakukan pada stell melting shop (SMS) menggunakan alat EAF (Electrical Arc Furnace) yang menghasilkan bahan setengah jadi yaitu billet. Billet yang sudah jadi kemudian dipanaskan ulang pada billet reheating furnace (BRF) yang akan di roll pada rolling mill plant (RML) yang akan menghasilakan wire rod. BRF memiliki tiga zone yaitu pre heating, heating, dan soaking dengan suhu yang berbeda ? beda. Dalam satu jam BRF dapat memproduksi 36 billet. Penelitian ini menggunakan failure modes and effect analisys (FMEA) dalam mengidentifikasi bentuk kegagalan dan effek kegagalan dari komponen utama BRF. Kemudian dalam pemilihan jadwal perawatan yang optimal menggunakan reliability centered maintenance (RCM II). Analisa kuantitatif akan dimasukkan dalam penentuan interval waktu perawatan optimal dengan memperhatikan biaya perawatan (CM) serta biaya kerusakan (CR). Sedangkan visual basic versi 06 (VB 06) akan membantu dalam pembuatan program perawatan. Dari hasil penelitian didapatkan 43 failure modes yang mengikuti kegagalan fungsi yang dimiliki oleh BRF. Dan untuk mengantisipasi kegagalan tersebut maka kegiatan perawatan yang diberikan untuk peralatan BRF dengan memperhatikan RCM II decision diagram meliputi scheduled on condition, schedule discard, scheduled restoration serta combination of task. Penentuan interval perawatan disertakan pada komponen yang mengalami scheduled discard dan scheduled restoration, agar tindakan tersebut dapat menurunkan konsekuensi kegagalan yang ditimbulkan oleh komponen tersebut. Dari hasil pengujian program ini didapatkan bahwa data yang sudah diinputkan oleh operator dijadikan sebagai database perawatan. Setiap tindakan perawatan akan disimpan dalam laporan perawatan yang dapat dilihat dan dicetak dalam format pdf dan akan tercata dalam record perawatan. Kata kunci : FMEA (failure modes and effect analysis), RCM II (reliability centered maintenance), interval perawatan, Vicual basic 06.


Abstract

-PT.X is a company that is engaged in the manufacturing of steel smelting company. The main raw materials are processed in the smelting of iron-based scrap metal (scrap) and some other additional mixed materials. Smelting process performed on stell melting shop (SMS) using the tool EAF (Electrical Arc Furnace) which produce semi-finished materials, namely billets. Billet finished then reheated in billet reheating furnace (BRF) which will be on a roll in a rolling mill plant (RML) which will resulting in the wire rod. BRF has three zones namely pre-heating, heating, and soaking at different temperatures. BRF In one hour can produce 36 billet. This study using failure modes and effects analysis (FMEA) to identify the failure modes and effect of failure of the main components of BRF. Then in the selection of optimal treatment schedules using reliability centered maintenance (RCM II). Quantitative analysis will be included in the determination of the optimal time interval by taking into account the cost maintenance (CM) and the cost damage (CR). While Visual Basic version 06 (VB 06) will assist in making maintenance program. From the results, find the 43 failure modes that follow function failure owned by BRF. And to anticipate this failure the activities of the care given to equipment with regard BRF II RCM decision diagram include scheduled on-condition task, discard schedule tasks, scheduled restoration task as well as the combination of the task. Determination of maintenance intervals are included in the components that run into scheduled discard and scheduled restoration, so that action can reduce the consequences of failure caused by the component. From the test results of this program showed that the data that has been entered by the operator used as database maintenance. Each maintenance action will be recorded in the maintenance report can be viewed and printed in pdf format and will be recorded in the maintenance record. Key Word : FMEA (failure modes and effect analysis), RCM II (reliability centered maintenance), initial interval, Vicual basic 06.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Priyo Agus Setiawan
Dosen Pembimbing 2 : Adianto

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.