Analisis efektifitas stasiun gilingan menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) ke dalam Total Productive Maintenance (TPM) (Studi Kasus Pabrik Gula X)

Analysis of the effectiveness of mill station using Overall Equipment Effectiveness (OEE) into Total Productive Maintenance (TPM) (Case Study: Sugar Factory X)

Nurina Kartika Ramawati (6510040015)


Abstrak

Pabrik Gula X merupakan salah satu unit pabrik gula yang mengelola bahan baku tebu menjadi produksi utama gula pasir. Permasalahan yang ada di pabrik gula x tidak terlepas dari masalah yang berkaitan dengan efektifitas kerja mesin atau peralatan yang diakibatkan oleh six big losses. Hal ini terlihat dari frekuensi jam berhenti pada mesin atau peralatan yang menyebabkan target produksi tidak tercapai. Oleh karena itu diperlukan langkah yang efektif dan efisien dalam pemeliharaan mesin atau peralatan untuk mencegah dan mengatasi masalah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah TPM. Total Productive Maintenance (TPM) adalah metode yang digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi produksi dengan mengeliminasi six big losses yang terdapat pada mesin atau peralatan. Overall Equipment Effectiveness (OEE) digunakan sebagai alat ukur dalam penerapan TPM. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah cane cutter, unigrator, gilingan dan intermediate carrier. Tahapan yang dilakukan adalah melakukan pengukuran efektifitas mesin menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE) yang dilanjutkan dengan pengukuran OEE six big losses. Diagram pareto digunakan untuk mencari 80% akibat dari 20% sebab dalam six big losses. Dengan menggunakan diagram sebab akibat, dapat dianalisa penyebab tingginya kerugian yang mengakibatkan rendahnya efisiensi mesin. Data yang digunakan adalah data kerusakan 3 tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan nilai OEE yang diperoleh pada tahun 2011-2013 berkisar antara 21,4% - 54,4%. Kondisi ini menunjukkan pencapaian efektifitas penggunaan mesin atau peralatan belum mencapai kondisi yang ideal (? 85%). Hasil analisa six big losses yang digambarkan dalam diagram pareto menunjukkan breakdown, reduced speed, set-up and adjustment dan idling and minor stoppages merupakan faktor yang dianalisa lebih lanjut. Pembuatan master plan of TPM mengacu pada 8 pilar dalam TPM yaitu health and safety, education and training, autonomous maintenance, planned maintenance, quality maintenance, focused improvement, support system dan initial phase management. Kata kunci : Total Productive Maintenance (TPM), Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses


Abstract

Sugar Factory X is one of unit sugar factory that manages the sugar cane raw materials became the main production. The problem that exist can not be separated from issues related to the effectiveness of the machine or equipment caused by the six big losses. It can be seen from the frequency of the stops productions that occur on machines or equipment that causes the production target is not reached. Therefore it need an effective and efficient step in the maintenance of machines or equipment to prevent and resolve the issue. The method used in this study is TPM. Total Productive Maintenance (TPM) is a method used to increase the productivity and efficiency of production by eliminating the six big losses in the machine or equipment. Overall equipment effectiveness (OEE) is used as a measuring tool in the implementation of TPM. Objects that are examined in this study are cane cutter, unigrator, mill and intermediate carrier. The step in improving the efficiency of the engine is by measuring the effectiveness of machine using Overall Equipment Effectiveness (OEE), followed by measurement of OEE six big losses. Pareto diagram is used to find the 80% as a result of 20% causes of the six big losses. By using a cause effect diagram to analyze the cause of high losses resulting in low efficiency of the engine. The data used is the last 3 years. The result showed OEE values obtained in 2011-2013 ranged between 21.4% - 54.4%. This condition indicates the achievement of effective use of machinery or equipment not yet reached the ideal condition (? 85%). The results of the analysis of six big losses described in the pareto diagram shows the breakdown, reduced speed, set-up and adjustment and idling and minor stoppages are factors that further analysis. The master plan of TPM refers to the 8 pillars of TPM is health and safety, education and training, autonomous maintenance, planned maintenance, quality maintenance, focused improvement, support system and initial phase management. Keywords : Total Productive Maintenance (TPM), Overall Equipment Effectiveness (OEE), Six Big Losses


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Rachmad Tri Soelistijono
Dosen Pembimbing 2 : Mohamad Hakam

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.