PERENCANAAN PSM (PROCESS SAFETY MANAGEMENT) BERDASARKAN OSHA 3132 UNTUK PROTEKSI KESELAMATAN PADA BIDANG PROSES DENGAN BERBASIS WEB (STUDI KASUS PT. PETROKIMIA GRESIK)

PROCESS SAFETY MANAGEMENT PLANNING BASED ON OSHA 3Q32 FOR SAFETY PROTECTION ON FIELD PROCESS USING WEB BASED TECHNOLOGI (CASE STUDY AT PT. PETROKIMIA GRESIK)

Maria Carolina L. (6509040056)


Abstrak

PT. Petrokimia Gresik merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam lingkup Departemen Perindustrian dan Perdagangan Republik Indonesia. Produksi utama perusahaan berupa pupuk yang beragam dan memiliki potensi bahaya tinggi maka diperlukan upaya untuk keselamatan proses untuk mengelola bahaya (Disaster Manajement) untuk mencegah terjadinya kecelakaan dengan cara penerapan Manajemen Keselamatan Proses (Process Safety Manajement). PT. Petrokimia Gresik sudah menerapkan SMK3 (Sistem Managemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang berlandaskan Permenaker nomor 5 tahun 1996 namun penerapan SMK3 dirasa kurang untuk melingkupi keselamatan proses yang rumit dan berbahaya. Sebagai tambahan dalam SMK3 sudah memiliki kajian mengenai managemen resiko tetapi kajian bahaya proses belum ada. Sebuah perencanaan PSM yang bersifat aplikatif, mampu diterapkan secara manajemen dan dapat diintegrasikan dengan SMK3L ini mendukung komitmen perusahaan terhadap K3. Perencanaan ini berdasarkan OSHA 3132 yang memiliki 14 elemen. PSM dengan 14 elemen yang saling terintegrasi membutuhkan banyak dokumen, maka diperlukan sebuah database untuk menyimpan semua arsip sehingga dapat direview setiap saat ketika dibutuhkan. Teknologi berbasis web ini menggunakan database MySQL dan bahasa pemograman PHP (Hypertext Preprocessor). Web ini dapat diakses berupa download file oleh karyawan perusahaan. Draft manual yang disusun telah dilengkapi dengan prosedur dan form untuk masing-masing elemen. Dalam penerapannya, akan dilakukan oleh departemen terkait pada keseluruhan proses kerja yang berkaitan dengan kegiatan proses yang melibatkan HHC (Highly Hazardous Chemical). Setelah seluruh prosedur dan manual selesai disusun, maka dilakukan penerapan yang diawali dengan mereview dan membuat keseluruhan kelengkapan dokumen untuk keseluruhan elemen. Setelah itu dilakukan sosialisasi kepada unit kerja terkait, pengaplikasian dapat dilakukan. Ketika keseluruhan telah dilakukan, langkah terakhir dilakukan audit pemenuhan (compliance audit) PSM berdasarkan prosedur yang telah dibuat.


Abstract

PT. Petrokimia Gresik is a State-Owned Enterprises within the Ministry of Industry and Trade of the Republic of Indonesia. The main production of company are variety of fertilizers that have high hazard potential and it is necessary to process for managing safety hazards (Disaster Management) to prevent accidents by implementation of PSM (Process Safety Management). PT. PKG has been implemented SMK3 (Occupational Health and Safety Management System) which is based on Manpower Regulation No. 5 of 1996, but the application SMK3 insufficient to cover the safety of the complicated and dangerous process. In addition, SMK3 already implemented risk management but not included process hazard analysis studies. A PSM plan that is applicable, are able to be applied in the management and can be integrated with SMK3L support the company's commitment to safety. This plan is based on the 3132 OSHA that have 14 elements. PSM with an integrated 14 elements requires a lot of paperwork, it would require a database to store all the records that can be reviewed at any time when needed. This web based technology uses MySQL database and programming language PHP (Hypertext Preprocessor). This web accessible to watch of downloaded files by employees of the company. Prepared a draft manual has been equipped with the procedures and forms for each element. In its application, will be conducted by the relevant departments on the overall work process associated with process activities involving HHC (Highly Hazardous Chemical). After the entire procedure and manual has been compiled, it was the application that begins by reviewing the documents and make a whole for the entire element. After it being disseminated to relevant work units, the application can be done. When the whole have been done, the last step is audit compliance for PSM based on procedures that have been made.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Agung Nugroho
Dosen Pembimbing 2 : Anita Hidayati

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2009


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.