ANALISIS KECELAKAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE HUMAN FACTORS ANALYSIS AND CLASSIFICATION SYSTEM (HFACS) PADA PT. X

ACCIDENT ANALYSIS BY USING HUMAN FACTORS ANALYSIS AND CLASSIFICATION SYSTEM (HFACS) METHOD AT PT. X

Nimas Ayu Radinar Anggia Sari (6509040031)


Abstrak

PT X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang fabrikasi dan manufaktur penghasil boiler yang terletak di Surabaya Jawa Timur. Sesuai dengan data laporan kecelakaan yang didokumentasikan oleh Environment Health Safety Officer (EHS) PT.X selama tahun 2008-2012 terdapat 50 kasus kecelakaan. Dari beberapa kasus yang telah terdokumentasi oleh EHS tersebut, terdapat beragam penyebab, ada beberapa kasus kecelakaan yang terjadi berulang kali dengan penyebab yang hampir sama. Bahkan telah dilakukan investigasi setelah terjadinya kecelakaan namun kecelakaan masih saja berulang. Hal ini membuktikan bahwa terdapat faktor lain yang tidak teridentifikasi atau adanya rekomendasi yang tidak efektif dari analisa yang telah dilakukan. metode Human Factors Analysis and Classification System (HFACS) adalah suatu alat analisa kecelakaan yang digunakan untuk menganalisa suatu kecelakaan pada aspek Human Factor. Metode ini dikembangkan oleh Wiegmann and Shappell pada tahun 2003. Metode ini didasarkan oleh model Swiss Cheese. Hasil analisi kecelakaan menggunakan metode HFACS, telah dibuktikan bahwa kecelakaan yang terjadi dikarenakan adanya kegagalan pada tindakan tidak aman yaitu kesalahan yang terjadi karena skill, kesalahan pengambilan keputusan, salah persepsi, pelanggaran yang dilakukan secara rutin, pelanggaran luar biasa. Berikutnya, kegagalan pada pre kondisi untuk tindakan tidak aman yaitu lingkungan fisik, lingkungan kerja (teknologi), crew resource management, mental yang merugikan perusahaan, fisik yang merugikan perusahaan,. Selanjutnya, pada tahapan pengawasan yang membahayakan yaitu pengawasan yang tidak memadai, pengawasan yang gagal untuk mengetahui masalah, pelanggaran dalam proses organisasi. Hasil uji koefisien kontingensi terdapat asosiasi pada tahapan sumber daya manajemen dan pelanggaran pengawasan. Hasil uji kontingensi menunjukkan bahwa pada kasus ini hampir semua kegagalan mempengaruhi kegagalan di tingkat lain. Dengan demikian maka sebaiknya tidak hanya manajemen yang dikontrol, melainkan semua elemen yang berpengaruh harus tetap dikontrol sehingga dapat mencegah terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh human error.


Abstract

PT X is a fabrication and manufacturing company which producing in Surabaya East Java. There are 50 accident cases happen in 2008-2012 based on accident report data that have been documented by PT X's Environment Health and Safety Officer (EHS). There are several causes of the past accident that already happen repeatedly. The repetitious accident prove that there will be another unidentified factor or uneffective recommendation from the past analysis. Human Factor Analysis and Classification System (HFACS) is a accident analysis's tools of Human Factors aspect. This method was developed by Wiegmann and Shappell on 2003 and based on Swiss Cheese Model. HFACS prove that accident happen because of failure on unsafe acts such as skill-based errors, decission errors, perceptual errors, routine, exceptional. Another failure on precondition unsafe acts are physical environment, technological environment, crew resource management, adverse mental states, adverse physiological states. The deviation on unsafe supervision step are inadequate supervision, failure to correct problem, supervisory violation. The last step is defining failure on organizational influences such as resource management and supervisory violation based on the result of contingency coeffisient test. Contingency coefficient test shows that almost all the failure affect failure an another level. It conclude that controlling action can't be charged only on management but also on all element involve so human error accident can be prevented.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Rona Riantini
Dosen Pembimbing 2 : Indri Santiasih

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2009


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.