IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PERENCANAAN SISTEM OIL SPILL RESPONSE ATAU CONTIGENCY PLANT PADA TUMPAHAN CPO (CRUDE PALM OIL) PADA PT.X

HAZARD IDENTIFICATION AND OIL SPILL RESPONSE PLANNING SYSTEM OR CONTINGENCY PLANT TO SPILL CRUDE PALM OIL IN PT.X

Pipit Wahyu Praptiwi (6509040028)


Abstrak

Proses loading unloading CPO dari kapal menuju ke tangki penyimpanan mempunyai potensi bahaya kebocoran atau tumpahan yang tinggi dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan dan kerugian terhadap perusahaan. Pada penelitian ini maka akan diidentifikasi seluruh peralatan yang dapat menyebabkan kebocoran atau tumpahan. Proses loading unloading CPO ke tangki penyimpanan dan mengetahui kesiap-siagaan perusahaan dalam menghadapi bencana, serta membuat sistem OSR apabila terjadi tumpahan CPO dengan menggunakan pendekatan managemen bencana apabila tejadi tumpahan CPO. Untuk mengidentifikasi dan menganalisa potensi bahaya yang menyebabkan adanya tumpahan, maka digunakan FMEA kemudian untuk mengetahui tingkat kesiapsiagaan perusahaan terhadap bencana dilakukan readiness assessment dengan menggunakan CAR Checklist. Hasil dari identifikasi bahaya dan readiness assessment digunakan sebagai acuan untuk menentukan langkah mitigasi struktural maupun mitigasi non struktural. Kemudian dapat direkomendasikan untuk membuat sistem OSR (Oil Spill Response) atau Contigency Plant . Dari hasil identifikasi bahaya menggunakan FMEA didapatkan 11 peralatan yang berpotensi terhadap kebocoran minyak yang akan ditransfer. Sedangkan hasil CAR checklist menyimpulkan bahwa kesiapsiagaan perusahaan sudah dapat dikatakan siap karena prosentase menunjukkan 47% yaitu kapabilitas yang dicapai sudah berada pada tingkat tinggi dan dengan sedikit usaha untuk mencapai kapabilitas total. Hasil lain yang didapat pada OSR yaitu penanggulangan tumpahan minyak, metode cleaning pada saat terjadi tumpahan, katagori pada saat terjadi kebocoran atau tumpahan, dan prosedur penaggulangan keadaan darurat emergency response. Kata kunci : mitigasi, identifikasi bahaya, readiness assessment, Oil Spill Response, emergency response.


Abstract

CPO?s loading-unloading process from ship to storage tank have a high potential hazard of leakage and spillage. It will cause environmental damage and loss for the company. The product of OSR system will take an important role for decreasing CPO?s leakage or spillage potential hazard by identify all equipment that exist on the CPO?s loading-unloading process to the storage tank and also measure readiness of the company toward disaster. FMEA was used to identify and analyze hazard that can be happen then readiness assessment can be measured by CAR Checklist to know readiness level of company toward disaster. The result of hazard identification and readiness assessment will be used to determine structural or non-structural mitigation step. Then, we can give the recommendation to make OSR (Oil Spill Response) system or Contingency Plant. Based on FMEA as hazard identification method, it conclude that all equipments are having important role to the CPO?s loading-unloading process to storage tank. Meanwhile CAR Checklist conclude that the company?s readiness toward disaster of 47% has reached high level of capability and just need a little more effort to reach total capability. Another result that achieve from OSR is the response of the crude palm oil?s spillage, cleaning mthod when the leakage or spillage, and emergency response plan procedure. Keywords : mitigation, hazard identification, readiness assessment, Oil Spill Response, emergency response.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Projek Priyonggo Sumangun
Dosen Pembimbing 2 : Agung Nugroho

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2009


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.