PERENCANAAN ULANG LOCAL EXHAUST VENTILATION PADA WORKSHOP INTERIOR UNIT FRP (FIBERGLASS REINFORCED PLASTIC) PT. INDUSTRI KERETA API (INKA) MADIUN

REDESIGN LOCAL EXHAUST VENTILATION AT WORKSHOP INTERIOR UNIT FRP (FIBERGLASS REINFORCED PLASTIC) PT. INDUSTRI KERETA API (INKA) MADIUN

Dini Kurniasari (6509040008)


Abstrak

PT. Industri Kereta Api (INKA) Persero merupakan perusahaan yang bergerak di bidang fabrikasi dan pembuatan kereta api yang terletak di Kota Madiun, Jawa Timur. PT. INKA memilki 9 buah workshop, yaitu bagian pengerjaan plat (PPL), bagian perakitan (PRK), bagian pengecatan (painting), bagian pemasangan komponen (PMK), bagian permesinan, bagian interior (FRP atau Fiberglass Reinforce Plastic), Quality Control, bagian perencanaan dan pengendalian produk (PPC), serta Quality assurance. Proses produksi kereta api memiliki potensi bahaya berupa penurunan kualitas udara di lingkungan kerja Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kondisi kualitas udara dengan mengukur kadar partikulat kimia di lingkungan kerja. Dan selanjutnya dilakukan perancangan local exhaust ventilation (LEV)sesuai dengan kondisi eksisting area kerja di workshop interior unit FRP. Berdasarkan hasil pengukuran, diperoleh kualitas udara dari unit FRP berkisar antara nilai 2,8125 - 5,0625 mg/m3, kadar partikulat tersebut di atas nilai ambang batas yang ditetapkan ACGIH yakni 5 mg/m3. Untuk mengendalikan agar paparan debu pada bagian Interior (unit FRP), maka perlu dilakukan engineering control yaitu dengan merancang Local Exhaust Ventilation. Hasil perencaan Local Exhaust Ventilation yaitu panjang total pipa yang digunakan sebagai transportasi debu menuju Fabric filter sepanjang 41m, daya blower yang dibutuhkan untuk menghisap debu adalah 70 watt. Total filter yang ada dalam Baghouse sebanyak 180 buah dengan panjang baghouse 2m. Kata Kunci : Baghouse (Bagfilter/ Fabric Filter), Local Exhaust Ventilation, FRP (Fiberglass Reinforced Plastic).


Abstract

PT. Industri Kereta Api (INKA) Persero is a fabrication and train's production in Madiun, East Java. PT. INKA has 9 workshop, such as plat working (PPL), formation (PRK), painting, installation component (PMK), machinery, interior (FRP or Fiberglass Reinforce Plastic), quality control, product's planning and control (PPC), and quality assurance. On train's production phase, it has hazard such as air quality condition degradation on work place. This research aim to know air quality condition by measuring chemistry particulat's level on workplace. Then, we can design the local exhaust ventilation (LEV) as the existing condition on FRP's interior workshop. Based on the measure result, air quality of FRP's unit is 2,8125 - 5,0625 mg/m3. It prove that particulat level in workplace surpass the limit value of ACGIH which is 5 mg/m3. For controlling dust exposure on interior unit (FRP), we need to do engineering control by designing local exhaust ventilation. The calculation of local exhaust ventilation's resulting the total length of pipe that use by the dust transportation to fabric filter is 41 m, blower power that is needed to absorb the dust is 70 watt. Total filter on baghouse are 180 pieces with the length of baghouse is 2 m. Keywords : Baghouse (Bagfilter/ Fabric Filter), Local Exhaust Ventilation, FRP (Fiberglass Reinforced Plastic).


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Denny Dermawan
Dosen Pembimbing 2 : Galih Anindita

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2009


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.