ANALISIS RISIKO KEBOCORAN TANGKI PENYIMPANAN AMONIAK PT. PETROKIMIA GRESIK

LEAKAGE RISK ANALYSIS OF AMMONIA STORAGE TANK'S PT. PETROKIMIA GRESIK

Aulia Nadia Rachmat (6509040001)


Abstrak

PT. Petrokimia Gresik merupakan industri yang bergerak di bidang industri kimia dan pupuk. Produk utamanya adalah Pupuk Nitrogen dan Pupuk Fosfat, selain itu PT. Petrokimia Gresik juga memproduksi bahan bakunya, antara lain amoniak, asam sulfat, dan asam fosfat. PT. Petrokimia Gresikmenggunakan proses yang kontinyu sehingga gangguan pada salah satu proses akan sangat mempengaruhi unit-unit proses selanjutnya. Tiga kecamatan yang ditempati juga merupakan kawasan padat penduduk sehingga jika terjadi gangguan pada pabrik akan berpengaruh bagi kelangsungan hidup masyarakat sekitar. Amoniak merupakan bahan kimia berbahaya dan beracun (B3). Risiko kebocoran amoniak akan mengakibatkan bahaya kesehatan cukup tinggi jika terlepas ke lingkungan pabrik dan pemukiman warga. Oleh karena itu diperlukan suatu kajian untuk mengidentifikasi dan menganalisisrisiko tersebut agar tindakan pencegahan dan pengendalian terhadap kebocoran amoniak dapat disiapkan. Penelitian ini akan mengkaji tentang analisisrisiko kebocoran tangki penyimpanan amoniak PT Petrokimia Gresik (25 TK 801). Risiko akan didapatkan dari pengkalian frekuensi dan konsekuensi dari scenario kebocoran tangki penyimpanan amoniak. Skenario awal terjadinya kebocoran tangki penyimpanan amoniak didapatkan dari review Hazard and Operability Study (HAZOPS) sistem penyimpanan amoniak PT Petrokimia Gresik, kemudian akan didapatkan bagan skenario yang digambarkan pada Fault Tree Analysis (FTA). FTA tersebut akan menghasilkan rangkaian basic cause yang membentuk minimal cut set yang akan dijadikan penentuan nilai frekuensi. Frekuensi didapatkan dari perhitungan nilai kemungkinan kegagalan yang dirangkai dari minimal cut set FTA. Perhitungan konsekuensi akan berdasarkan pada dua kasus yang mungkin terjadi yaitu terdapat pipa yang lepas pada dasar tangki serta atap tangki. Perhitungan tersebut akan menghasilkan laju pelepasan amoniak, konsentrasi, jarak, serta kemungkinan kematian (fatality) akibat kebocoran amoniak. Nilai risiko yang didapat akan dibandingkan dengan risk matrix yang dimiliki oleh PT Petrokimia Gresik untuk menentukan apakah risiko dapat diterima atau tidak. Jika risiko yang ditimbulkan tidak dapat diterima maka harus dilakukan upaya pengendalian risiko tersebut. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa nilai risiko tersebut mencapai tingkat risiko tinggi dengan nilai frekuensi 2,71 x 10-4 kali/tahun dan nilai konsekuensi terbesar pada kebocoran di dasar tangki adalah 630.933 ppm dengan jarak 100 m dari tangki dan pada kebocoran di atap tangki adalah 47.190 ppm dengan jarak 300 m dari tangki. Upaya pengendalian dapat dilakukan dengan cara preventif dan protektif dengan cara menimimalisir frekuensi dan konsekuensi.


Abstract

PT Petrokimia Gresik is a company that produces in chemical and fertilizer industry. Their main product are nitrogen fertilizer and phosphate fertilizer, they are also independently producing their own raw material such as ammonia, sulfuric acid, and phosphoric acid. PT Petrokimia Gresik is using a continuous process so if there is a problem in a section will affect to the further unit process. Three districts that become the place of this company is also an urban area so if there is an accident in plant will impact directly to the life of their surroundings. Ammonia is a chemical hazard. Leakage risk of ammonia will impact to dangerous health effect of people around the plant. That?s why we need a research to identify and analyze the risk so we canprevent and control to the possibility of ammonia?s leakage risk. This research used to analyze the risk of ammonia storage tank?s leakage (25 TK 801). The risk could be achieved by timing frequency and consequence of ammonia?s leakage scenario. Early scenario of ammonia?s leakage could be obtained from ammonia storage tank Hazard and Operability Study?s (HAZOPS) review, then we could build scenario with Fault Tree Analysis (FTA). FTA gave a sequence of basic cause that form some minimal cut set and lead us to the quantification of frequency. Consequence could be obtained from two dispersion model, which were leakage on the ground level and above ground level. It was obtained discharge rate, concentration, distance, and fatality because of ammonia leakage. The research was aimed to compare the result of risk value with the company?s risk matrix whether the risk could be accepted or not. If the result is not accepted then the risk had to be controlled. In this research, risk value reach high risk category with frequency value of 2,71 x 10-4 times/year and the highest consequence value at leakage on ground level was 630.933 ppm with distance 100 m from storage tank and at leakage above ground level was 47.190 ppm with distance 300 m from storage tank. Controlling action was done with preventive action and also protective action by minimalizing the value of frequency and consequence


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Wiwik Dwi Pratiwi
Dosen Pembimbing 2 : Agung Nugroho

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2009


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.