IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RESIKO DENGAN MENGGUNAKAN METODE FMECA DILANJUTKAN DENGAN PENGEMBANGAN SOLUSI ALTERNATIF DENGAN PENDEKATAN BENEFIT COST ANALYSIS (BCA) PADA UNIT DESALINATIONT PLANT (STUDI KASUS : PLTU PT.PJB UP GRESIK)

HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESMENT USING FMECA METHOD WITH DEVELOPMENT OF ALTERNATIVE SOLUTION APPROACH TO BENEFIT COST ANALYSIS (BCA) AT DESALINATIONT PLANT UNIT (CASE STUDY : PLTU PT. PJB UP GRESIK

Hafid Firmansyah (6508040016)


Abstrak

PT PJB Unit Pembangkitan Gresik merupakan salah satu produsen listrik, dimana bahan baku utama untuk boiler menggunakan air tawar. Dalam menghasilkan air tawar terkadang desalinationt plant tidak bisa optimal bekerja, itu bisa terjadi karena terjadinya kegagalan dari sistem itu. Berdasarkan data kegagalan desalinationt plant mulai tahun 2009 sampai tahun 2012 ada beberapa peralatan yang sering mengalami kerusakan diantaranya brine heater, evaporator, sea water filter, dan blowdown pump. Dalam empat tahun brine heater mengalami kerusakan sebanyak 9 kali, evaporator sebanyak 3 kali, sea water filter sebanyak 5 kali, dan blowdown pump sebanyak 3 kali. Penelitian ini menggunakan metode manajemen resiko. Metode yang digunakan disini adalah Failure Mode Effect and Critical Analysis (FMECA), FMECA digunakan untuk menganalisa semua bentuk, penyebab, akibat, dan penilaian resiko dari proses yang terjadi pada unit desalinationt plant PT PJB UP Gresik, kemudian dari hasil penilaian resiko, tiap resiko yang masuk ke dalam kategori moderate, substantial, dan intolerable diprioritaskan untuk diberikan solusi alternatif. Pemilihan solusi alternatif yang paling layak secara ekonomi, digunakan benefit cost analysis. Hasil identifikasi FMECA, ditemukan 4 bentuk kegagalan yang masuk ke dalam kategori substantial. Kegagalan yang pertama evaporator high level dengan konsekuensi kerusakan pada evaporator. Kegagalan yang kedua adalah penggantian filter dan valve macet dengan konsekuensi kerusakan pada sea water filter. Kegagalan yang ketiga adalah sea water pump trip dengan konsekuensi kerusakan pada sea water pump. Kegagalan yang keempat adalah blowdown pump trip dengan konsukuensi kerusakan pada blowdown pump. Berdasarkan pendekatan metode benefit cost analysis, solusi alternatif yang ditawarkan untuk permasalahan satu adalah penjadwalan ulang pembersihan chamber-chamber evaporator secara periodik dengan hasil perbandingan benefit dan cost nya sebesar 5,58. Untuk permasalahan kedua adalah penjadwalan ulang pembersihan sea water filter secara periodik dengan hasil perbandingan benefit dan cost nya sebesar 9,3. Untuk permasalahan ketiga adalah perbaikan pada mechanic seal motor sea water pump dengan hasil perbandingan benefit dan cost nya sebesar 11,67. Untuk permasalahan keempat adalah perbaikan pada mechanic seal motor blowdown pump dengan hasil perbandingan benefit dan cost nya sebesar 11,08. Kata kunci : Unit desalinationt plant, manajement resiko, FMECA, benefit cost analysis (BCA)


Abstract

PT PJB PT. PJB UP Gresik is one one of the electricity producer where the main raw material for boilers using feed water. sometimes produce feed water in desalinationt plant can not work optimally, it can happen because of a failure of the system. Based desalinationt plant failure from 2009-2012. There are some tools that are often damaged them brine heater, evaporator, sea water filter, and blowdown pump. In four years of brine heater damaged as much as 9 times, evaporator 3 times, sea water filter 5 times, and blowdown pump 3 times This research is used risk management method to identify and evaluate the risk. Identify and evaluate the risk are with Failure Mode Effect and Critical Analysis (FMECA), FMECA is used to analyzed all forms, reasons, results and risk evaluation from the result of process which happens in desalinationt plant, then from the risk evaluation result, every risk which is in moderate, substantial, and tolerable category are priorited to be given alternative solution. In economic term is used cost benefit analysis. From the result identification uses FMECA in this research, there are 4 failures in the substantial risk category. The first failure is evaporator high level with the damage consequence in the evaporator. The second failure is replacement filters and valve broken with the damage consequence in the sea water filter. The third failure is sea water pump trip with the damage consequence in the sea water pump. The fourth failure is blowdown pump trip with the damage consequence in the blowdown pump. Based on the benefit cost analysis approach method, the alternative solution which is offered to this problem the first schedule of cleaning the evaporator chambers periodically, the second problem is schedule of cleaning the sea water filter periodically, the third problem is mechanic seal motor sea water pump repair, the fourth problem is mechanic seal motor blowdown pump repair. Keyword : Desalinationt plant, risk management, FMECA, benefit cost analysis (BCA)


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Agung Nugroho
Dosen Pembimbing 2 : Annas Singgih Setiyoko

Program Studi : D4 - TEKNIK KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA
Angkatan : 2009


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.