Unjuk Kerja Motor Induksi Tiga Phasa untuk Penggerak Dryer pada Kondisi Beban Maksimum, Rata-rata dan Minimum di Industri Pupuk

PERFORMANCE THREE-PHASE INDUCTION MOTORS FOR PROPULSION DRYER ON LOAD CONDITIONS

Gugut Hedi Afandi (6413030044)


Abstrak

PT PETROKIMIA GRESIK adalah industri yang memproduksi pupuk, bahan-bahan kimia dan pestisida. NPK merupakan salah satu produk pupuk yang disebut pupuk Phonska. Pembuatan pupuk Phonska menggunakan bahan baku gas alam (diolah menjadi nitrogen, fosfat, kalium dan sulfur) yang diproses melalui tujuh tahap. Tahap tersebut meliputi: mixing, granulating, drying, sreening, crushing, cooling dan coating. Pada tahap drying, granul basah dimasukkan dengan rata-rata berat 3,16 ton dan menghasilkan granul kering seberat 3,04 ton. Pembebanan dryer ini berlangsung secara kontinyu dengan rata-rata total berat beban motor penggerak sebesar 189,72 ton. Pengering jenis jenis rotary dryer ini menggunakan motor induksi tiga fasa 500 kW sebagai penggerak. Sebagai konsekeunsi, motor ini dibebani harus bekerja untuk torsi yang tinggi; rata-rata sebesar 28,0 Nm. Metode yang diterapkann adalah kajian data faktual (sekunder) yang diperoleh dari sistem data logger di CCR (central Contor Room). Data tersebut dikompilasi untuk mendapatkan parameter yang relevan sebagai representasi unjuk kerja motor penggerak ini. Parameter yang digunakan mencakup daya input (kVA dan kW), torsi (Nm), daya output (kW dan kVA), serta efisiensi. Rasio perubahan beban terhadap perubahan arus sebagai koefisien standar (6 ton/ampere) yang dirujuk untuk memengidentifikasi kenaikan ini sesuai atau tidak. Analisis data kompilasi dilakukan dengan metode deskriptif didukung sejumlah grafik yang mencerminkan performansi motor penggerak dengan parameter yang berkorelasi/relevansi. Kondisi optimal dipertimbangkan berdasarkan rasio konsumsi terhadap produksi harian maupun perioda shift (pagi, siang, dan malam). Hasil analisis terhadap performansi motor penggerak dryer pada industri pupuk ini memperlihatkan rasio kenaikan maupun penurunan beban terhadapa arus tidak terdapat perbedaan signifikan pada ketiga perioda shift (4 ton/ampere). Sementara berdasarkan rasio perubahan beban terhadap perubahan arus, kerja motor memperlihatkan hanya 83% yang memenuhi standar rasio (6 ton/ampere). Efisiensi kerja motor cukup tinggi dibandingkan nominal pabrik pembuatnya mencapai 66,10%. Rasio konsumsi energi listrik terhadap produksi mencapai 4,176 kWh/Ton. Kata Kunci : Beban, Motor induksi tiga fasa, Pengeringan, Rotary dryer, Torsi


Abstract

PT PETROKIMIA Gresik is an industry that produces fertilizers, chemicals and pesticides. NPK is one of the fertilizer product called Phonska. Phonska fertilizer production using raw material (processed into nitrogen, phosphate, potassium and sulfur) that are processed through the seven stages. The stages include: mixing, granulating, drying, screening, crushing, cooling and coating. At the stage of drying, wet granules entered with an average weighing 3.16 tons and produce dry granules weighing 3.04 tons. The imposition of this dryer take place continuously with an average total weight of load motor amounted to 189.72 ton. This type of rotary dryer uses three phase induction motor of 500 kW as a driver. As a consequence, this motor burdened should work for a high torque; an average of 28.0 Nm. The method that applied is study factual data (secondary) obtained from the data logger system in CCR (central Control Room). The data is compiled to get the relevant parameters as a representation of the motor's performance. Parameters that used includes input power (kVA and kW), torque (Nm), power output (kW and kVA), and efficiency. The ratio of load changes to changes in current as standardized coefficients (6 tons/ampere) that referenced to identify this increase is appropriate or not. Data analysis was performed by descriptive method compilation supported by a number of charts that reflect performance motor with parameters that correlate/relevance. optimal conditions considered based on the ratio of consumption to production periods for daily or shift (morning, noon, and night). The results of analysis to performance of motor dryer at the fertilizer industry shows the ratio of increase or decrease to the current load not significant difference in the third period shift (4 ton/ampere). While based on the rate of load change to change in current, motor work showed only 83% meet the standard ratio (6 tons/ampere). Efficiency motor work not high enough compared to nominal manufacturer of 66,10%. The ratio of the electrical energy consumption of the production reaches 4,176 kWh/Ton. Keywords : Drying, Load , Rotary dryer , three-phase induction motor, Torque


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Ratna Budiawati
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK KELISTRIKAN KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.