MONITORING DAN PENGENDALIAN REVERSE OSMOSIS PADA PENJERNIHAN AIR DI PABRIK FARMASI DENGAN MENGGUNAKAN PLC DAN HMI

MONITORING AND CONTROL REVERSE OSMOSIS WATER PURIFICATION IN PHARMACEUTICAL FACTORY USING PLC AND HMI

Altaeoz Dwi Indon Dahnia (6413030043)


Abstrak

Perkembangan teknologi saat ini sudah menjadi tulang punggung dalam menciptakan produk di bidang farmasi. Hal tersebut sangat penting mengingat syarat-syarat yang harus terpenuhi dalam menciptakan produk farmasi salah satunya yaitu memenuhi syarat higienis. Higienis atau tidaknya bahan dapat memengaruhi fungsi dan kelayakan dari produk itu sendiri. Berdasarkan hal tersebut, maka tugas akhir kali ini membahas bagaimana sistem monitoring dan pengendalian pada penjernihan air di pabrik farmasi guna mendapatkan produk yang higienis sesuai dengan yang dibutuhkan pabrik farmasi. Reverse osmosis adalah metode yang paling popular dalam penjernihan air di bidang industri. Metode tersebut mempunyai prinsip kerja yaitu mengalirkan air melalui membran yang memiliki batas penembusan air sebesar 0.1 sampai 50 nm dengan tekanan hingga 15 kgf/cm2 atau 14,7 bar. Dengan lubang sekecil itu maka bakteri dan virus tidak mungkin dapat melaluinya bahkan Total Dissolved Solids (TDS) yang dimiliki air tersebut sangat rendah dan bersifat drinking water. Selain itu, tekanan air yang tinggi juga dapat memaksakan air untuk melalui membran yang memiliki ketahanan terukur. Terdapat empat plant dasar dalam reverse osmosis, yakni pre treatment, reverse osmosis, mixed bed serta product. Dalam menciptakan sistem pengendalian penjernihan air dengan metode reverse osmosis tersebut, digunakan unit kendali berupa Programmable Logic Control (PLC) yang juga ditampilkan secara langsung menggunakan Human Machine Interface (HMI). Penggunaan PLC dan HMI pada dunia industri juga sudah sangat populer karena kedua unit kendali ini memang sudah didesain untuk dapat terhubung dengan peralatan industri secara langsung. Pada proses ini digunakan PLC Omron CJ2M CPU12 dan HMI NB7W. Berdasarkan penelitian yang telah berhasil dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa beberapa komponen yang menjadi dasar pengendalian adalah PLC, HMI, komponen input dan komponen output. Kemudian berdasarkan pada pembuatan sistem kendali, pada pengendalian reverse osmosis dibutuhkan sistem kendali yang dapat diatur manual maupun automatis, dan pengaturan timer secara kondisional, sehingga pada tugas akhir kali ini telah menjadi tumpuan pada proses kerja dan kelayakan keamanan dalam membangun proses pengolahan air tersebut. Kata kunci : Drinking Water, HMI Omron NB7W, PLC Omron CJ2M, Reverse Osmosis, TDS.


Abstract

In this time developing of technology has become the important requirement to creating a product in the pharmaceutical sector. That is important thing of requirement must be fulfill in creating pharmaceutical product one of them hygiene. Hygiene or not ingredients can influence function and advisability each other from this product. Based on these, the final task to discuss how the monitoring and control systems at water treatment in pharmaceutical factory to got the hygiene product inaccordance with the required pharmaceutical factory. Reverse osmosis is the most popular method in the water purification industry. The method has a working principle of water through a membrane that has a water penetration limit of 0.1 to 50 nm with pressure up to 15 kgf / cm2 or 14.7 bar. With such a small hole, the bacteria and viruses can not possibly even through Total Dissolved Solids (TDS) owned the water is very low and is drinking water. In addition, high water pressure can also force the water through a membrane that has a measurable resistance. There are four basic in the reverse osmosis plant, namely pre-treatment, reverse osmosis, mixed bed as well as the product. In creating the control system of water purification with reverse osmosis method, used by the control unit in the form of Programmable Logic Control (PLC) are also shown directly using the Human Machine Interface (HMI). The use of PLC and HMI in the industrial world have also been very popular because both the control unit is already designed to be connected to industrial equipment directly. This process uses a CJ2M CPU12 Omron PLC and HMI NB7W. Based on research that has been successfully carried out, it can be concluded that some of the components that form the basis of control is the PLC, HMI, a component input and output components. Then based on making the control system, the control of reverse osmosis takes control system that can be set manually or automatically, and the timer setting conditionally, so that at the end of this time the task has been a focus on work processes and the appropriateness of security in the building of the water treatment process. Keyword : Drinking Water, HMI Omron NB7W, PLC Omron CJ2M, Reverse Osmosis, TDS.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Noorman Rinanto
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK KELISTRIKAN KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.