ANALISIS PEMILIHAN TRAFO SCOTT-T PADA KERETA BANGLADESH DI PT. INKA (PERSERO) MADIUN

ANALYSIS SELECTION OF THE TRANSFORMER FOR BANGLADESH RAILWAYS IN PT. INKA (PERSERO) MADIUN

Arventissa Aulia Rizki (6413030021)


Abstrak

Tugas akhir ini menjelaskan tentang pemilihan trafo untuk Kereta Bangladesh di PT. Industri Kereta Api (INKA) Persero. Trafo merupakan peralatan listrik yang berperan untuk menyalurkan tegangan, dari tegangan tinggi ke tegangan rendah ataupun sebaliknya dengan frekuensi yang sama. Trafo yang digunakan adalah trafo step down dry type, yang digunakan untuk menurunkan tegangan dari 3 phasa menjadi 1 phasa. Pada Tugas Akhir ini, untuk menurunkan tegangan pada Kereta Bangladesh, penulis akan memilih dan membandingkan trafo hubungan soctt T dengan trafo hubungan open delta, sehingga hasil dari Tugas Akhir ini didapatkan trafo yang lebih efisien untuk dipasang di Kereta Bangladesh. Tahapan yang dilakukan dalam analisis ini adalah pengumpulan data spesifikasi trafo Scott-T, data hasil pengujian berbeban trafo Scott-T dan open delta, serta data hasil pengujian trafo Scott-T dalam keadaan berbeban (satu trainset). Selanjutnya dianalisis keuntungan trafo Scott-T dibandingkan dengan trafo open delta dari data hasil pengujian kedua trafo dalam keadaan berbeban. Perbandingan antara trafo Scott-T dengan open delta didapatkan hasil bahwa trafo Scott-T lebih efisien dibandingkan open delta. Trafo Scott-T memiliki beberapa keunggulan diantaranya Scott-T unbalance arus yang terjadi pada trafo Scott-T sebesar 27,6%, nilai ini lebih rendah jika dibandingkan dengan unbalance arus pada trafo open delta yang memiliki ketidakseimbangan sebesar 33,33% (dalam hal ini penulis hanya membandingkan trafo 5 kVA Scott-T dan 5 kVA open delta). Selain itu, unbalance arus yang terjadi pada trafo Scott-T (satu trainset) sebesar 27,88%. Penyebab terjadinya unbalance arus adalah adanya pembebanan yang tidak seimbang dimasing-masing trafo Scott-T. Unbalance arus yang terjadi dapat diatasi dengan membalik koneksi pada input trafo. Setelah koneksi input pada trafo Scott-T dibalik, diperoleh hasil unbalance arus yang terjadi sebesar 9% (dari perhitungan satu trainset), yang artinya nilai ini lebih baik dibandingkan unbalance arus sebelum input pada trafo dibalik koneksinya. Kata kunci: kereta bangladesh, open delta, pemilihan trafo, Scott-T, trafo, unbalance arus.


Abstract

This final project describes about the selection of the transformer for Bangladesh Railways in PT. Industri Kereta Api (INKA) Persero. Transformer is an electrical equipment to distribute the voltage from high voltage to low voltage or vice versa with the same frequency. The transformer used is a step-down transformer dry type, that used to lower the voltage of 3 phase to 1 phase. In this final project, to lower the voltage on Bangladesh Railway, the author will select and compare T soctt transformer with open delta transformer, so the results of this final project obtained more efficient transformer to be installed in Bangladesh Railway. Steps being taken in this analysis is the collecting material that required like the specifications of Scott-T transformer, test load Scott-T and open delta transformer, and then test load Scott-T transformer (one trainset).Next steps be analyzed advantages of Scott-T transformer compared with open delta transformer. Comparison between Scott-T transformer with open delta showed that Scott-Transformer T is more efficient than open delta. Scott-T transformer has several advantages like Scott-T has unbalance currents amounted 27,6%, this value is lower than than the current unbalance in the transformer open delta which have an unbalance of 33,33% (in this case the author only compare 5 kVA transformer Scott-T and 5 kVA open delta). Furthermore, the current unbalance Scott - T transformer (one trainset) amounted to 27.88 %. Current unbalance occured because there are impostion of unequal. Unbalance currents can be surmounted by reversing the connections on the input transformer. Unbalance currents can be overcomed by reversing the connections on the input transformer. After the input connection on the transformer Scott-T is reversed, the result unbalance currents that occur at 9% (from the calculation of one trainset), it means that this value is better than the current unbalance before the input to the transformer is reversed connections. Keywords: bangladesh railways, open delta, selection of transformers, Scott-T, transformers, current unbalance.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Urip Mudjiono
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK KELISTRIKAN KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.