ANALISIS PERBEDAAN PROTEKSI MOTOR COOLING WATER PUMP MENGGUNAKAN SEPAM M20 DAN MCHN RELAY DI PABRIK 1 PT. PETROKIMIA GRESIK

DIFFERENCE ANALYSIS OF MOTOR COOLING WATER PUMP PROTECTION USING SEPAM M20 AND MCHN RELAY IN FACTORY I PT.PETROKIMIA GRESIK

Safiil Huda (6413030015)


Abstrak

ABSTRAK Motor listrik merupakan salah satu motor yang banyak digunakan di industri. Hal ini dikarenakan motor listrik memiliki peranan yang sangat penting dalam proses produksi. Apabila terjadi gangguan pada motor listrik maka proses produksi akan terhenti dan mempunyai dampak yang sangat berbahaya. Gangguan motor listrik ini jika tidak segera diatasi dapat merusak motor itu sendiri dan industri akan mengalami kerugian yang cukup besar. Sehingga diperlukan proteksi motor untuk mencegah ganguan yang terjadi pada motor listrik. Sistem proteksi memegang peranan penting dalam kelangsungan dan keamanan produksi energi listrik. Sistem proteksi berfungsi untuk melindungi sistem tenaga listrik, operator di sekelilingnya, dan peralatan itu sendiri dari bermacam-macam gangguan yang mungkin terjadi. Gangguan yang pernah terjadi adalah sebelum arus motor mencapai batas arus yang ditentukan di MCHN relay alarm sudah menyala atau berbunyi. Peralatan proteksi motor harus betul-betul mencegah kerusakan motor, karena kerusakan motor selain akan menelan biaya perbaikan yang mahal juga sangat mengganggu operasi sistem. Pada sistem proteksi terdapat alat-alat proteksi seperti MCHN relay dan SEPAM M20. Cara menentukan alat-alat proteksi tersebut dengan cara melihat spesifikasi motornya. SEPAM M20 merupakan suatu alat proteksi motor yang mampu melakukan seluruh fungsi-fungsi proteksi dalam satu paket. SEPAM M20 termasuk jenis alat proteksi motor baru di PT. Petrokimia Gresik menggantikan generasi sebelumnya yaitu MCHN relay. Dengan menggunakan SEPAM M20 maka permasalahan yang pernah dialami oleh alat proteksi MCHN relay yaitu alarm menyala sebelum mencapai arus motor yang ditentukan dapat diatasi karena pada batas arus maksimal pada MCHN relay sama dengan arus motor pada saat bekerja yaitu 125A, sehingga alarm berbunyi. Sedangkan pada SEPAM M20 mempunya batas arus maksimal lebih besar dari arus motor pada saat bekerja yaitu 150A. Kata Kunci : Motor Listrik, Sistem Proteksi, SEPAM M20, MCHN relay.


Abstract

ABSTRACT The electric motor is one of the motors are widely used in industry . This is because the electric motor has a very important role in the production process . If there is interference on the electric motor , the production process will stop and have a very harmful impact . This electric motor disruption if not addressed can damage the motor itself and the industry will suffer substantial losses . So that the motor protection is necessary to prevent interference occurring on the electric motor . Protection system plays an important role in the survival and security of electrical energy production . Protection system serves to protect the power system , operators around it, and the equipment itself of various problems that may occur . Disorders that ever happened was before the motor current reaches the current limit specified in MCHN alarm relay is on or goes off . Motor protection equipment should be rigorously prevent motor damage , because damage to the motor in addition to cost of expensive repairs also very disrupting system operations. In the protection system there are tools such as MCHN relay protection and SEPAM M20. How to determine the means of such protection by looking at the bike specification. SEPAM M20 is a protection tool motor capable of performing the entire functions of protection in a single package. SEPAM M20 including the types of new motor protection devices at PT. PKG replaces the previous generation MCHN relay. By using the M20 SEPAM the problems experienced by MCHN relay protection device which turns on the alarm before it reaches the specified motor current can be overcome because the maximum current limit on MCHN same relay with motor current at the time of work is 125A, so the alarm goes off. While the M20 has an SEPAM maximum current limit is greater than the motor current at the time of work is 150A. Keywords : Electric Motor, Protection System, SEPAM M20, MCHN relay.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Hendro Agus Widodo
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK KELISTRIKAN KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.