STUDI APLIKASI OVERCURRENT RELAY SEBAGAI PROTEKSI ARUS LEBIH DI TERMINAL 2 BANDARA INTERNASIONAL JUANDA SURABAYA

STUDY APPLICATION OF OVERCURRENT RELAY AS AN OVERCURRENT PROTECTION AT TERMINAL 2 JUANDA INTERNATIONAL AIRPORT SURABAYA

Ilham Anshoruddin (6413030009)


Abstrak

Bandara merupakan bangunan dan peralatan yang menunjang kelengkapan untuk menjamin tersedianya fasilitas bagi angkutan udara. Bandara merupakan objek vital yang harus tersuplai listrik setiap saat. Oleh karena itu, membutuhkan sistem kelistrikan yang handal dan kontinyu agar seluruh kegiatan penerbangan berjalan dengan baik. Untuk mewujudkan hal tersebut, maka dilaksanakan evaluasi proteksi kelistrikan. Evaluasi dilaksanakan dengan menganalisis perbandingan antara data aktual Overcurrent Relay dengan perhitungan sesuai standar IEC 60255 dan British BS 142. Melalui hasil analisis yang telah dilaksanakan, terdapat beberapa kekurangan dari setting relai pada penyetelan pick up dan grading time. Berdasarkan hasil plot kurva pada Gambar 4.6, setelan pickup relai 9 masih dibawah full load ampere yaitu dengan penyetelan 115A. Pick up ini belum sesuai Standart BS 142 yaitu 1,05 x FLA < Iset < 1,3 x FLA. Setelah dilakukan analisis, berdasarkan nilai full load ampere 144,3A diperoleh setelan pick up 154,5A. Sedangkan grading time antara relai 7 dan relai 9 masih terlalu sempit yaitu 0,15s. Menurut Standar IEC 60255, grading time minimum adalah 0,2s, jadi grading time antara relai 7 dan relai 9 harus diatur kembali dengan penyetelan minimum 0,2s.


Abstract

Airports are the buildings and equipment that support completeness to ensure the availability of facilities for air transport. Airports are vital objects which must be well supplied electricity at all times. Therefore, it requires a reliable electricity system and continuously so that the entire aviation activities go well. To realize this, conducted the evaluation of electrical protection. The evaluation was conducted by analyzing the ratio between the actual data of overcurrent relays with the calculation according to the standard IEC 60255 and British BS 142. Through the results of the analysis that has been carried out, there are some drawbacks of setting relays on setting a pick up and grading time. Based on the results of the plot curves in Figure 4.6, the pickup setting of relay 9 is still under full load ampere by setting 115A. Pick up is not in accordance Standard BS 142 is 1.05 x FLA


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Achmad Syahid
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK KELISTRIKAN KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.