ANALISA BERKURANGNYA TINGKAT KEAKURASIAN PADA MESIN VOORTMAN V630 di PT. DUTA CIPTA PAKARPERKASA

Analysis of Reduced Accuracy Rate Voortman V630 Machine at PT. Duta Cipta Pakarperkasa

Febriarno Wiranomo (6411030036)


Abstrak

ABSTRAK Pada mesin voortman V630 terdapat permasalahan yaitu berkurangnya tingkat keakurasian pada saat pengeboran baja. Hasil aktual pengeboran tersebut memiliki selisih yang signifikan dengan desain yang ditetapkan oleh operator, selisih tersebut antara 2 ? 3 mm dari desain dan telah ditambahkan dengan toleransi. Metode yang digunakan dalam melakukan analisa dan perbaikan sensor ? sensor adalah metode observsai dan metode statistik. Metode observasi digunakan untuk mengetahui sensor apa yang berpengaruh dalam menentukan tingkat keakurasian pada mesin voortman V630 sedangkan metode statistik digunakan untuk menghitung dan membandingkan hasil pengeboran mesin voortman sebelum dan sesudah dilakukanya perbaikan Sensor yang memiliki pengaruh hal ini dibuktikan dari tabel 4.1. yang mempunyai selisih rata ? rata 0,28 mm melebihi desain yang telah ditambah dengan toleransi dan pada tabel 4.2. yang mempunyai selisih rata ? rata 1,79 mm melebihi desain yang telah ditambah dengan toleransi. Dari data tersebut diperoleh kesimpulan sensor memiliki pengaruh dalam tingkat keakurasian adalah sensor photoelectrik dan sensor rotary encoder. kedua sensor tersebut memiliki pengaruh dalam hasil pengeboran. Karena sebagai pembaca jarak antar lubang dan pendeteksi lubang. Langkah perbaikan yang dapat diaplikasikan adalah melakukan kalibrasi ulang pada sensor photoelecterik untuk meningkatkan titik fokus pada sensor tersebut dan melakukan perventif setiap hari pada sensor photoelectrik dan reflektornya sedangkan untuk sensor rotary encoder dilakukan penggantian piringan MY 1 yang keropos Kata kunci: CNC, drilling,voortman.


Abstract

ABSTRACT Voortman V630 engines are the problems that the reduced level of accuracy when drilling steel. The actual drilling results have significant difference with the design specified by the operator, the difference between 2-3 mm of the design and has been added with tolerance. The method used in the analysis and improvement of the sensor - the sensor is observsai methods and statistical methods. Observation method is used to determine what sensors are influential in determining the level of accuracy of the machine Voortman V630 however statistical methods used to calculate and compare the results of drilling machines Voortman before and after the execution of repairs Sensors that have this effect is evidenced from Table 4.1. which has a difference of average - average 0.28 mm exceeds the design that has been coupled with tolerance and in Table 4.2. which has a difference of average - average 1.79 mm exceeds the design that has been coupled with tolerance. From these data it is concluded sensors have an influence on the level of accuracy is a photoelectric sensor and sensor rotary encoder. both the sensors have an influence in the outcome of the drilling. Because as readers of the distance between holes and hole detection. As well as corrective measures that can be applied is re-calibrate the sensor photoelecterik to increase the focus point on the sensor and perform preventative every day on the photoelectric sensor and reflector while the rotary encoder sensor replacement disk is porous MY 1 Keywords: CNC, drilling, Voortman.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Boedi Herijono
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK KELISTRIKAN KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.