PERANCANGAN SISTEM KONTROL DAN PROTEKSI SAFETY DEVICE PADA MAIN ENGINE KM. MERATUS SPIRIT 2 DENGAN MENGGUNAKAN HMI DAN PLC OMRON

DESIGN OF CONTROL SYSTEM AND PROTECTION OF SAFETY DEVICE IN MAIN ENGINE OF KM. MERATUS SPIRIT 2 BY USING HMI AND PLC OMRON

Moch. Alim Muchtar Shidiq (6411030032)


Abstrak

Main engine merupakan mesin penggerak utama di kapal. Jika main engine mengalami gangguan maka kapal tidak akan bisa bergerak lagi. Oleh karena itu, pada main engine diberi safety device dengan dilengkapi sistem kontrol, agar safety device tersebut bekerja otomatis jika main engine akan atau sudah mengalami gangguan. Pada main engine safety device yang harus tersedia yaitu low oil pressure dan over speed. Kedua safety device tersebut menggunakan sistem kontrol yang berbasis PLC. Sistem kontrol safety device low oil pressure akan bekerja jika terjadi penurunan tekanan pada minyak pelumas yang didistribusikan ke main engine. Penurunan tekanan pada minyak pelumas dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan pada bagian-bagian main engine. Sedangkan pada sistem proteksi safety device over speed akan bekerja jika terjadi peningkatan kecepatan putaran pada main engine yang tidak dapat dikendalikan oleh governor. Perlunya kedua safety device tersebut untuk bekerja secara otomatis dan mempunyai respon yang cepat, jika main engine mengalami masalah, maka perlu suatu sistem kontrol yang mengatur kerja kedua safety device tersebut agar bekerja secara otomatis dan sesuai dengan yang diinginkan serta sesuai dengan standar keselamatan. Metode dalam perancangan sistem kontrol pada safety device pada main engine ini adalah dengan membuat ladder diagram dari PLC (Programmable logic Controller) yang mengacu pada prinsip kerja sistem kontrol safety device low oil pressure dan sistem proteksi safety device over speed. Ladder dibuat menggunakan CX-Programmer dengan memanfaatkan pressure switch dan governor sebagai input. Pressure switch dan over speed akan memberikan nilai logic 1 dan 0 yang akan diproses oleh CPU (Central Processing Unit) dari PLC. CPU akan menghasilkan output untuk mengatur coil kontaktor. Hasil perancangan ladder didapatkan bahwa rancangan memakai 19 port I/O. Perancangan disimulasikan dengan menggunakan CX-Programmer dan CX-Designer. Rancangan sistem kontrol dengan menggunakan PLC ini dapat memberikan respon yang cepat, sehingga dampak yang terjadi dapat dicegah.


Abstract

Main engines are the ultimate driving machine on the ship. If the main engine to crash the ship will not be able to move again. Therefore, the main engine be equipped with a safety device control system, so that the safety devices work automatically if the main engine will or already impaired. On the main engine safety devices should be available ie low oil pressure and over speed. Both of these safety devices using PLC-based control system. The control system low oil pressure safety device will work if there is a decrease in pressure in the lubricating oil is distributed to the main engine. The pressure drop in the lubricating oil may result in damage to the main engine parts. While the system is over-speed protection safety device would work if there was an increase in the rotation speed of the main engine that can not be controlled by the governor. The second is the need for safety devices to work automatically and have a quick response, if the main engine having problems, it needs a control system that regulates the work of the two safety devices that work automatically and in accordance with the desired and in accordance with safety standards. Methods in the design of control systems in the safety device on the main engine is to make the ladder diagrams of the PLC (Programmable Logic Controller) which refers to the working principle of safety device control system and low oil pressure protection system over-speed safety device. Ladder made using CX-Programmer by utilizing pressure switch and governor as input. Pressure and over-speed switch will give the value of logic 1 and 0 to be processed by the CPU (Central Processing Unit) of the PLC. CPU will generate output to set the contactor coil. The results showed that the design of ladder design uses 19 I / O ports. The design is simulated by using the CX-Programmer and CX-Designer. The design of the control system using PLC can provide a quick response, so that the impact occurred could have been prevented.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Heru Lumaksono
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK KELISTRIKAN KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.