PEMILIHAN KAPASITAS SUPLAI LISTRIK DAN LUAS PENAMPANG KABEL HANTARAN PADA KAPAL LATIH PENANGKAP IKAN 60 GT BERDASARKAN PERATURAN BKI (STUDI KASUS DI PT. F1 PERKASA)

THE SELECTION OF POWER SUPPLY CAPACITY AND CROSS-SECTIONAL AREA OF THE CONDUCTING WIRES ON THE VESSEL TRAINING 60 GT UNDER BKI REGULATION (CASE STUDY AT PT. F1 PERKASA)

Dhimas Oktavian Andryana (6411030028)


Abstrak

Sistem kelistrikan pada kapal merupakan bagian yang sangat penting dalam operasional kapal. Perancangan sistem kelistrikan dan perhitungan power balance yang tepat akan memudahkan pekerja untuk mengerjakan instalsi dan pengecekan di lapangan. Untuk memenuhi kebutuhan listrik, dewasa ini sektor maritim terutama bidang perkapalan menggunakan sistem pembangkit listrik dengan diesel untuk memenuhi kebutuhan daya pada kapal. Daya listrik yang dihasilkan oleh diesel ini harus bisa memenuhi kebutuhan beban listrik pada kapal sehingga perlu di hitung agar memudahkan pemilihan kapasitas diesel untuk memenuhi kebutuhan semua beban listrik kapal. Dalam tugas akhir ini, difokuskan pada studi pemilihan kapasitas generator, pengaman, jenis dan luas penampang kabel hantaran, perhitungan pemilihan generator dengan Power Balance. Pemilihan kapasitas pengaman dan luas penampang kabel hantaran ditentukan berdasarkan besarnya nilai arus nominal beban yang disesuikan dengan peraturan klas yang dipakai pada kapal Latih Penangkap Ikan 60 GT, yaitu Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Berdasarkan perhitungan didapat kapasitas generator sebesar 20kVA dan kapasitas baterai sebesar 400Ah, 24V untuk memenuhi kebutuhan beban pada kapal Latih Penangkap Ikan 60 GT. Sistem transmisi tenaga listrik dari sumber AC menuju titik beban menggunakan jenis kabel L-DPYC 2x2.5mm2 sedangkan sistem transmisi dari sumber DC menuju titik beban menggunakan jenis kabel L-DPYC 2x2.5mm2. Load factor generator mencapai 70.5%. Kata kunci: sistem distribusi, kapasitas generator, kapasitas baterai, kapasitas pengaman, jenis dan luas penampang kabel.


Abstract

Electrical systems on the ships is a very important part in the ships. The design of the electrical system and the right calculation of power balance, will allow workers to work in the field of installation and checking. To meet the demand for electricity, now the maritime sector, especially the shipping system with a diesel power plant to meet the power needs of the ship. The electric power generated by the diesel should be able to meet the electrical load on the ship, so it needs to be calculated in order to facilitate the selection of diesel capacity to meet all electrical loads on the ships. In this thesis, the study focused on the selection of generator capacity, breaker, type and cross-sectional area of the conducting wires, calculation election generator with power balance. Selection of breaker capacity and cross-sectional area of the conducting wires is determined by the value of the nominal current load, adapted to classroom rules usedmon ships Latih Penangkap Ikan 60 GT, that is Biro Klasifikasi Indonesia (BKI). Based on the calculation obtained generator capacity 20kVA and battery capacity 400Ah, 24V to meet the load on the Latih Penangkap Ikan 60 GT ships. Electric power transmission system from the AC source to the load point use cable type L-DPYC 2x2.5mm2 and for transmission system from DC source to the load point use cable type L-DPYC 2x2.5mm2. Load factor generator reached 70.5%. Key words: electrical distribution systems, generator capacity, baterai capacity, breaker capacity, type and cable cross-sectional area.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Annas Singgih Setiyoko
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK KELISTRIKAN KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.