Analisa penggunaan AIS (Automtic Identification System) pada kapal tanker pagerungan PT.PERTAMINA

analysis Oof the use of ais (automatic identification system) in tanker pagerungan ship of pt.pertamina

Mochamad Zhajuli Syaifudin (6411030020)


Abstrak

ABSTRAK Pengetahuan tentang alat-alat navigasi sangat penting untuk membantu seorang pelaut dalam mengetahui informasi serta untuk berkomunikasi selama pelayaran dan untuk menjamin keselamatan ABK dan pengguna kapal, alur yang sempit dan jumlah kapal yang semakin meningkat saat berlayar mengakibatkan resiko kecelakaan yang tinggi khususnya resiko tabrakaan antar kapal. Kapal tanker merupakan kapal dengan muatan bahan bakar dan Kapal dengan panjang serta lebar yang cukup besar apabila kapal tidak menggunakan AIS maka kemungkinan kecelakaan sangat besar. Akan tetapi AIS adalah peralatan electronik yang memiliki kendala serta kerusakan-kerusakan yang harus di tangani. Penggunaan AIS diperlukan untuk menghindari resiko kecelakaan khususnya tabrakan antar kapal, untuk mengidentifikasi kapal yang tidak sesuai aturan jalan. Dengan AIS (Automatic Identification System) maka kapal-kapal yang berlayar dapat saling berkomunikasi, mengetahi informasi kapal, dan mengidentifikasi posisi kapal AIS juga terkoneksi dengan alat navigasi lainnya seperti ECDIS, GPS, SPEED LOG, GYROCOMPAS, ARPA/RADAR sehingga fungsi dan penggunaan AIS sangat efektif dalam mengetahui kecepatan, posisi, serta tujuan dari kapal, AIS juga harus dilakukan perawatan dan pengetesan setiap saat supaya fungsi dan cara kerja AIS dapat berjalan dengan baik. Peraturan dari IMO (International maritime organization) membuat suatu aturan yaitu regulation 19 SOLAS chapter v yang berisi dimana penggunaan, pemasangan AIS harus ada pada kapal tanker, kapal penumpang, dan kapal berukuran 300 GT ( Gross tonnage ) keatas, serta AIS harus menyediakan data informasi berupa identitas kapal, jenis kapal, posisi, tujuan, kecepatan, status navigasi, dan informasi lainnya yang berhubungan dengan keselamatan pelayaran. Troubleshooting pada AIS yang sering terjadi adalah pada saat pengiriman pesan, seperti pesan yang tidak terkirim, GPS eror, dan komunikasi eror. Kata kunci : AIS, pemasangan, troubleshooting


Abstract

ABSTRACT Knowledge of navigation tools are very important to help a sailor in the know and to communicate information during shipping and to ensure the safety of the crew and ship users, narrow grooves and an increasing number of ships while sailing resulted in high accident risk, especially the risk of inter-vessel tabrakaan . The tanker is a cargo ship with fuel and ship with a length and width that is large enough if the ship does not use AIS then chances are very big accident. However, AIS is electronic equipment that has constraints as well as the damages should be handled. The use of AIS is needed to avoid the risk of accidents, especially collisions between ships, to identify ships that do not fit the rules of the road. With AIS (Automatic Identification System) the ships that sail can communicate with each other, mengetahi ship information, and identify the position of the AIS vessel is also connected with other navigation equipment such as ECDIS, GPS, SPEED LOG, GYROCOMPAS, ARPA / RADAR so that the function and use of AIS very effective in knowing the speed, position, and the purpose of the ship, the AIS should also be maintenance and testing at any time in order to function and how the AIS can run well. Regulation of the IMO (International Maritime Organization) to make a rule that regulation 19 of SOLAS chapter V that contains where the use, the installation of AIS should be there on tankers, passenger ships, and ships measuring 300 GT (gross tonnage) and above, as well as AIS shall provide information a ship's identity, type of ship, position, destination, speed, navigational status and other information relating to the safety of shipping.   Troubleshooting the AIS is often the case when sending messages, such as messages that are not sent, the GPS errors, and communication errors. Keywords: AIS, installation, troubleshooting


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Mohammad Basuki Rahmat
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK KELISTRIKAN KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.