ANALISIS KAPASITAS RECTIFIER DAN BATERAI SEBAGAI SUMBER TENAGA LISTRIK DI PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK, STO KEBALEN

RECTIFIER AND BATTERY CAPACITY ANALYSIS AS A SOURCE OF ELECTRICITY IN PT TELEKOMUNIKASI TBK, STO KEBALEN

Kartika Sari (6410030054)


Abstrak

Nama : Kartika Sari (6410030054) Pembimbing : Rini Indarti, S.Si. MT. ABSTRAK Pentingnya sumber energi listrik dalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam teknologi komunikasi, maka energi listrik menjadi suatu kebutuhan yang harus dipenuhi untuk menjaga ketersediaan jaringan komunikasi khususnya untuk Global System For Mobile (GSM). Suplai listrik pada PT.Telekomunikasi Indonesia adalah PT PLN, dengan back up Generator dan baterai. Pada dasarnya perangkat-perangkat telekomunikasi tersebut mempunyai asupan tegangan DC (Direct Current). Disebabkan penyediaan listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) mempunyai sumber arus bolak-balik (Alternating Current), maka harus ada converter yang dapat mengubah sumber arus bolak-balik tersebut menjadi sumber arus searah atau DC. Rectifier digunakan untuk menyuplai beban DC non break, yang diperlukan baterai untuk mem-back up catuan pada saat terjadi gangguan pada rectifer. Besar efisiensi untilitas pada rectifier saat beban bekerja dengan normal dibatasi sebesar 75%. Baterai sebagai penyimpan energi listrik memiliki kemampuan waktu back up. PT Telekomunikasi Indonesia menggunakan 6 unit rectifier dengan 6 jenis perangkat yang berbeda, masing-masing rectifier diparalel dengan bank baterai. Besar efisiensi untilitas pada 6 rectifier tidak melebihi batas yang telah ditetapkan Kata Kunci : Rectifier dan Bank Baterai


Abstract

Name : Kartika Sari (6410030054) Supervisor : Rini Indarti, S.Si. MT. ABSTRACK The importance of electrical energy in everyday life, especially in communication technology, makes electrical energy become a necessity which has to be fulfilled to maintain the availability of communication network specifically in Global System for Mobile (GSM). Electrical supplay in PT Telekomunikasi Indonesia is supplied by PT PLN, using the back-up Generator and battery. Basically the telecomunication devices have a intake of DC (Direct Current) voltage. As the caused of electricity supplay by the State Electricity Company (PLN) has a Alternating Current (AC) source, so there should be a converter which can exchange the alternating current source become Direct Current (DC). Rectifier is used to supplay the non-break DC load, so it required a battery to back-up the ration when there is a distruction in the rectrifier. The high efficiency of utilitas in the rectifier when the load is working in normal 75% in limit. Battery as the electrical energy storage has the ability when being back-up. PT Telekomunikasi Indonesia uses 6 unit of rectrifiers with 6 types of different devices, each rectifier is paralleled to the bank battery. The high efficiency of utilitas in 6 rectifiers is not more than the limitation settled. Keywords: Rectifier and Battery Bank


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Rini Indarti
Dosen Pembimbing 2 : Rini Indarti

Program Studi : D3 - TEKNIK KELISTRIKAN KAPAL
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.