ANALISIS PROTEKSI PETIR PADA BANGUNAN GEDUNG KANTOR DAN KONSTRUKSI BAJA DI PT. ALP PETRO INDUSTRY

LIGHTNING PROTECTION ANALYSIS OF OFFICE BUILDING AND STEEL CONSTRUCTION IN PT. ALP PETRO INDUSTRY

Joko Sulistyanto (6410030022)


Abstrak

ANALISIS PROTEKSI PETIR PADA BANGUNAN GEDUNG KANTOR DAN KONSTRUKSI BAJA DI PT. ALP PETRO INDUSTRY Nama : Joko Sulistyanto (6410030022) Pembimbing : Annas Singgih Setiyoko, ST., MT. ABSTRAK PT. ALP Petro Industry merupakan industri pembuat oli mesin yang berlokasi di Gempol, Pasuruan. PT. ALP Petro Industry memiliki struktur bangunan yang tinggi yang berpotensi terjadi sambaran petir langsung. Terdapat dua macam lingkup besar bangunan yaitu bangunan gedung kantor dan konstruksi baja berupa TDA, LOBP, dan TK-03. Sebagian besar bangunan didominasi oleh bangunan berkonstruksi baja, karena konstruksi baja digunakan sebagai jalur kabel-kabel, pipa-pipa, dan sebagai sarana penunjang terjadinya produksi oli, sehingga dibutuhkan proteksi yang tinggi, dan juga terdapat bangunan gedung yang letaknya saling berdekatan dengan konstruksi baja. Dari perbedaan bangunan diatas diharapkan dapat dibandingkan proteksi petir antara bangunan gedung kantor dan konstruksi baja, serta kemungkinan bahaya dan resiko yang ditimbulkan. Metode yang dipakai dalam Tugas Akhir ini dengan menggunakan standar Permenaker No.02/MEN/1989, PUIL 2000, dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Penelitian dilakukan pada bangunan tertentu. Penelitian dilakukan dengan mengetahui penentuan tingkat taksiran resiko, untuk penerima atau air terminal mengetahui radius perlindungan, mengetahui penghantar penurunan, dan pehitungan resistansi pembumian. Hasil perhitungan dan analisis didapat taksiran resiko, radius perlindungan, penghantar penurunan, dan perhitungan resistansi pembumian pada konstruksi baja memenuhi standar Permenaker No.02/MEN/1989 dan PUIL 2000. Hasil perhitungan dan analisis pada bangunan gedung kantor didapat taksiran resiko dan perhitungan resistansi pembumian telah memenuhi standar Permenaker No.02/MEN/1989 dan PUIL 2000. Namun radius perlindungan dan penghantar penurunan belum memenuhi standar. Maka tindakan yang seharusnya dilakukan dengan memasang penghantar penurunan tambahan sebagai radius perlindungan. Kata kunci : proteksi petir, taksiran resiko, penghantar penurunan, resistansi pembumian


Abstract

LIGHTNING PROTECTION ANALYSIS OF OFFICE BUILDING AND STEEL CONSTRUCTION IN PT. ALP PETRO INDUSTRY Name : Joko Sulistyanto (6410030022) Preceptor : Annas Singgih Setiyoko, ST., MT. ABSTRACT PT. ALP Petro Industry is an engine oil refinery plant located in Gempol, Pasuruan. PT ALP Petro Industry has a high structure building that is potentially struck by direct lightning. There are two kinds of scope of the buildings they are office building and steel constructions are TDA, LOBP, and TK-03. Most building are dominated by buildings constructed of steel. The steel construction is used as a cables, track pipes, and as a means of supporting the production of oil, so it takes a high protection, there are also buildings that location close to each other with the steel construction building. From the buildings above the differences are expected to be compared between the lightning protection of office building and steel construction, and possible dangers and risks posed. The method used in the final project is the standard of Permenaker No.02/MEN/1989, PUIL 2000, and Indonesian National Standard (SNI). The study was conducted on a particular building. Research was conducted on a particular building. Research is done by knowing the determination of the estimated level of risk, to the air terminal to know radius of protection, knowing down conductors, and calculation resistance grounding. The calculation and analysis of risk estimation obtained, radius protection, down conductors, and the calculation of grounding resistance on steel construction meet the standards of Permenaker No.02/MEN/1989 and PUIL 2000. The calculation and analysis of office building and the calculation of risk estimation obtained grounding resistance meet the standards of Permenaker No.02/MEN/1989 and PUIL 2000. But for the radius protection and down conductor do not meet the standards. Then action should be done by installing additional down conductor as the radius protection. Keywords: lightning protection, risk level estimated, conductors decrease, resistance grounding


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Annas Singgih Setiyoko
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK KELISTRIKAN KAPAL
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.