Perencanaan Pondasi dan Kopling Transmisi Daya Generator Listrik pada Bengkel Reparasi Mesin Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya

Foundations and Power Transmission Planning Clutch Repair Service Electric Generators in Shipbuilding Institute of Polytechnic Surabaya

Akhmad Ibnu Shina (6313030082)


Abstrak

Pondasi merupakan suatu bagian kontruksi yang berfungsi untuk menempatkan benda atau bangunan dan meneruskan beban untuk disalurkan ke tanah atau tempat berpijak. Generator merupakan benda yang perlu pondasi agar dalam pengoperasiannya dapat bekerja dengan baik. Di bengkel reparasi mesin Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya. Terdapat generator yang belum digunakan untuk kegiatan praktek mahasiswa. Hal tersebut dikarenakan belum adanya pondasi yang dibuat untuk generator tersebut. Supaya generator tersebut bisa digunakan untuk kepentingan praktek mahasiswa maka akan direncanakan pembuatan pondasi generator. Perencanaan atau pembuatan pondasi generator, harus mampu menahan beban yaitu generator. Dalam perencanaan sebuah pondasi harus memahami beban yang akan dialami oleh pondasi. Penimbangan berat perlu dilakukan untuk menghitung gaya yang dialami pondasi generator. Hal itu juga bisa digunakan untuk mengetahui tegangan yang dialami balok pondasi untuk digunakan sebagai acuan dalam menentukan material yang tepat untuk pondasi. Setelah pondasi dibuat perlu juga menetukan poros kopling yang tepat supaya daya yang dihasilkan oleh mesin diesel dapat disalurkan ke generator. Pemilihan yang tepat dimaksudkan agar saat beroperasi generator dapat bekerja secara optimal dan aman. Dari hasil perencanaan didapatkan dimensi pondasi ukuran panjang 650mm dan lebar 500mm, dibentuk dari profil hollow dengan ukuran b x h (100mm x 100m) dan ketebalan 6mm. Sedangkan generator ditopang balok profil H berukuran b x h (125mm x 125mm). Ketebalan flens untuk profil H adalah 9mm dan untuk webnya adalah 6.5. Karena pondasi dibuat dilengkapi dengan roda maka dipilih roda dengan diameter 125mm dengan ketinggian roda pabrikan yaitu 162,5mm. Dari hasil pemilihan material pondasi tersebut memiliki maksud membuat sejajar atau segaris antara poros generator dengan poros motor diesel. Kemudian untuk mentransmisikan daya, karena poros berukuran diameter 38mm digunakan kopling kaku dengan diameter luar kopling 160mm dan baut flens ukuran M14 berjumlah 4 buah.


Abstract

The foundation is a part of the construction that serves to put the object or building and continue the load to be distributed to the ground or footing. Generator is an object that needs a foundation so the operation can work well. In machine repair workshop Surabaya Shipbuilding State Polytechnic. There is a generator that has not been used for practice of students. This is due to the lack of foundation created for the generator. So that the generator can be used for student practice then interest will the planned construction of foundation generator. Planning or construction of foundation generator, which must be able to withstand the load generator. In planning a foundation must understand the burden that will be experienced by the foundation. Weighing needs to be done to calculate the force experienced foundation generator. It can also be used to determine the stress experienced by the foundation beams to be used as a reference in determining the right materials for the foundation. Once the foundation is made should also determine the appropriate shaft coupling so that the power generated by diesel engines can be channeled to the generator. Selection of the right meant that when operating the generator can work optimally and safely. From the results obtained planning foundation dimensions 650mm length and 500mm wide, formed from hollow profiles with size b x h (100mm x 100m) and a thickness of 6mm. While the generator is supported beam profile b x h H size (125mm x 125mm). Flange thickness to the profile H is 9mm and for it is 6.5. Because the foundation created equipped with wheels that have wheels with a diameter of 125mm with a height of wheel manufacturer is 162,5mm. From the results of the election of the foundation materials have the intention of making parallel or in line between the shaft generator with diesel motor shaft. Then to transmit power, because the shaft diameter 38mm used rigid coupling clutch outside with diameter of 160mm and flange bolt size M14 consists of 4 pieces.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Dimas Endro Witjonarko
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.