ANALISA KEKUATAN BANTALAN POROS PROPELLER PADA KAPAL KM CENGKEH 02 (Studi Kasus di PT BEN SANTOSA SURABAYA)

PROPELLER SHAFT BEARING STRENGTH ANALYSIS AT KM CENGKEH 02 (Study Case at PT. BEN SANTOSA SURABAYA)

Duta Darma Laksono Putra (6313030044)


Abstrak

KM Cengkeh 02 merupakan sebuah kapal yang berjenis kapal kargo. Kapal ini melakukan pengedokan setahun sekali. Ketika kapal berada di dok, kapal akan mengalami pemeriksaan-pemerikasaan yang salah satunya adalah pemeriksaan clearance bantalan poros propeller. Ketika clearance poros dan bantalan sudah melebihi standar, maka bantalan tersebut harus diganti. KM Cengkeh 02 pada awalnya menggunakan bantalan berbahan kayu poghout. Direncanakan bantalan tersebut akan diganti dengan bantalan yang berbahan thordon. Untuk mengetahui kekuatan bantalan baru tersebut,maka diperlukan pehitungan-perhitungan yang akan didasarkan pada data spek poros, spek bantalan dan data clearance. Pehitungan untuk memperkirakan umur bantalan baru berbahan thordon juga dilakukan dalam penelitian ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor tekanan kecepatan (pv) dan tekanan dari bantalan thordon telah sesuai dengan standar yang telah ditentukan, namun untuk faktor panjang diameter (l/d) dari posisi belakang bantalan thordon tidak sesuai. Bantalan baru berbahan thordon relatif mempunyai performa yang sama dengan bantalan lama berbahan poghout. Bantalan baru berbahan Thordon relatif mempunyai umur yang lebih panjang yaitu sekitar 2,5 tahun lebih panjang daripada bantalan poghout. Kata Kunci : Bantalan, Kekuatan Bantalan, Poros Propeller.


Abstract

KM Cengkeh 02 is a freight ship type. The ship docks once a year. The ship will always be inspected in the dock, one of the inspection is propeller shaft bearing?s clearance inspection. When the bearing is out of standard, the bearing should be replaced. KM Cengkeh 02 first uses poghout wood as the material as its bearing. The poghout bearing will be replaced with a new bearing using thordon material as PT. BEN SANTOSA planned. The calculation of shaft spec, bearing spec and clearance data are analyzed to calculate the new bearing?s strength. The calculation to predict the thordon bearing?s lifetime will also be analyzed in this research. The analysis results conclude that pv and pressure factor of thordon bearing is already appropriate with the specification, yet the l/d factor of the thordon bearing?s backward position is inappropriate with the specification. The new thordon bearing relatively has same performance with the old poghout bearing. Thordon bearing has around 2,5 years longer lifetime than the old poghout bearing. Key words :Bearing, Bearing Strength, Propeller Shaft.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Subagio Soim
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.