ANALISA KEKUATAN STRUKTUR RUNWAY GIRDER DENGAN MATERIAL ASTM A36 PADA OVER HEAD CRANE MENGGUNAKAN SOFTWARE SOLID WORKS DI PT.PELANGI INDOKARYA

STRENGTH ANALYSIS OF RUNWAY GIRDER STRUCTURE WITH ASTM A36 MATERIAL ON OVER HEAD CRANE USING SOLID WORKS SOFTWARE AT PT PELANGI INDOKARYA

Dhona Ritoko (6313030036)


Abstrak

Runway girder adalah sebuah konstuksi dari over head crane yang ditopang oleh konstruksi jembatan girder(bridge girder) yang berfungsi sebagai rel/lintasan dari crane untuk memindahkan beban. Sehingga pada saat crane melakukan operasional kerja, konstruksi pada material runway girder akan menerima gaya sesuai beban yang diangkat. Dalam analisa ini perhitungan menggunakan beban maksimal yang mampu diangkat oleh Over Head Crane sebesar 2,5 Ton. Over head crane di PT.Pelangi Indokarya dioperasionalkan setiap hari pada jam kerja dari perusahaan. Sehingga dengan operasional yang dilakukan secara terus-menerus oleh crane konstruksi dari runway girder dalam jangka waktu tertentu akan mengalami kelelahan material. Penelitian ini bertujuan menganalisa besar nilai kontrol material pada runway girder saat crane melakukan operasional kerja, besar nilai tegangan yang diterima saat pembebanan maksimal, serta mengestimasi usia lelah (fatique life) dari konstruksi runway girder. Kesimpulan akhir menunjukan bahwa konstruksi material runway girder masih berada di batas aman untuk perhitungan nilai kontrolnya yang meliputi : kontrol penampang, kontrol lentur, kontrol tekuk, kontrol lendutan, serta kontrol geser. Besar nilai tegangan berada dibatas aman pada saat crane melakukan pembebanan maksimal yaitu sebesar 70,73 MPa yang masih dibawah dari nilai safety factor yield strength material ASTM A36 sebesar 150 MPa yang dianalisa dengan menggunakan software solid works 2013x. Dari perhitungan Fatique life berdasarkan hukum Palmgren Miner diperoleh nilai estimasi usia lelah dari runway girder sebesar ? 102 tahun.


Abstract

Runway girder is a construction from anoverhead crane which is supported by the construction of the bridge girder (bridge girder) which serves as a rail / trail of a crane to move the load. So that, when the crane doing operational work, construction on the runway girder material will receive a force appropriate with the load that is raised. In this analysis,the calculation uses the maximum load that is received by the runway girder in the amount of 2,5ton. Overhead crane in PT Pelangi Indokarya operationalized every day during business hours from the company. So that, by the operations that carried out continuously by the crane, construction of a runway girder crane within acertain period of time will get fatigue of material. The purpose of this study to analyze the large value of the control material on the runway girder when crane doing operational work, a large stress value that is received while the maximum loading, and also estimate the age fatigue life of runway girder construction. Final conclusions indicate that the runway girder construction materials were still in the safe limit for calculation of the value of control that includes: cross-section control, control of bend, buckling control, deflection control, and sliding control. Great value in the safe limit of stress when the crane is doing maximum loadingconduct which amounted to 70,73MPa which is still below the value of safety factor of yield strengthmaterial ASTM A36 of 150 MPa were analyzed by using software solidworks 2013x. From the calculation of Fatigue life based on the Palmgren-Miner laws, it can be obtained that the estimated values of fatigue life from runway girder amount to ? 102 years.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Bayu Wiro K
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.