PERANCANGAN SISTEM PEMANAS BAHAN BAKAR MENGGUNAKAN THERMAL OIL BOILER PADA KAPAL TANKER 17500 DWT

SYSTEM DESIGN USING THERMAL HEATING BOILER FOR FUEL OIL IN TANKER 17500 DWT

Aldo Armando (6313030030)


Abstrak

ABSTRAK MT Parigi 17500 DWT merupakan kapal tanker milik PT. Pertamina yang dibangun oleh PT Anggrek Hitam Shipyard. Kapal ini menggunakan bahan bakar MDO (Marine Diesel Oil) dan HFO (Heavy Fuel Oil) dimana HFO sebagai bahan bakar utama, kapal yang menggunakan bahan bakar utama menggunakan HFO membutuhkan pemanas (heater) untuk menjaga viskositas ketika akan dialirkan. Metode pemanasan dalam kasus ini adalah boiler menggunakan Thermal Oil Fluid (sejenis minyak khusus sebagai pembawa panas) sebagai media penghantar panas, dimana pipa?pipa koil dari sistem ini masuk ke dalam tangki?tangki HFO yang akan dipanaskan. Kelebihan dari penggunaan sistem ini adalah dapat bekerja sampai temperatur 300 derajat Celcius atau lebih dengan tekanan 1 bar. Dalam rangka menunjang sistem pemanas bahan bakar yang lebih optimal, pada tugas akhir ini akan dilakukan perhitungan kapasitas panas pada sistem pemanas bahan bakar dengan menggunakan alat penukar panas tipe coiled tube. Dalam perhitungan tersebut nantinya dapat diketahui pula berapa panjang pipa yang digunakan untuk sistem ini. Adapun standart yang digunakan adalah Class NK (Nippon Kaiji Kyokai) dan Japanese Industrial Standard (JIS). Hasil perancangan adalah, jumlah panjang total pipa koil yang dibutuhkan sesuai dengan general arrangement kapal adalah 105,44 meter untuk 2 buah tangki HFO storage dan 12 meter untuk masing-masing 2 buah tangki HFO service dan 1 buah tangki HFO settling. Kata Kunci : MT Parigi 17500 DWT, MDO (Marine Diesel Oil), HFO (Heavy Fuel Oil), Class NK (Nippon Kaiji Kyokai), Sistem pemanas bahan bakar.


Abstract

ABSTRACT MT Parigi 17500 DWT tanker is owned by PT. Pertamina, which was built by the Anggrek Hitam Shipyard. These ships use MDO (Marine Diesel Oil) fuel and HFO (Heavy Fuel Oil) wherein HFO as the primary fuel, ships which the main fuel using HFO require heating system (heater) to keep the viscosity of fuel when it will be streamed. Heating method in this case is the boiler using Thermal Oil Fluid (special kind of oil as a heat carrier) as the medium of heat, where the coil pipeline of the system get inside the HFO tanks to heating the HFO itself. The advantages of using this system is able to work up to a temperature of 300 degrees Celsius or more at a pressure of 1 bar. In order to support the optimal fuel heating system, in this final project will be calculated on the heat capacity of the fuel heating system using a heat exchanger type coiled tube. In these calculations will be known also how long pipes used for this system. The standard used was Class NK (Nippon Kaiji Kyokai) and the Japanese Industrial Standard (JIS). The results of the design is, the amount of the total length of pipe coils required in accordance with the general arrangement ship is 105.44 meters to 2 HFO storage tanks and 12 meters for each 2 tanks HFO service and 1 piece of HFO settling tank. Keywords : MT Parigi 17500 DWT, MDO (Marine Diesel Oil), HFO (Heavy Fuel Oil), Class NK (Nippon Kaiji Kyokai), Thermal Oil System.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Muhammad Anis Mustaghfirin
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.