Desain Ulang Pemilihan Propeller Terhadap Kecepatan Dinas KM. Bahtera Seva 1 Teras BRI di PT. Dumas Tanjung Perak Shipyard

RE DESIGN SELECTION PROPELLER TO VELOCITY SERVICES OF KM. BAHTERA SEVA 1 TERAS BRI AT PT. DUMAS TANJUNG PERAK SHIPYARD

Yusniar Fahrizal Abadi (6312030034)


Abstrak

Perkembangan teknologi maritim di Indonesia mulai menunjukkan kemajuan, termasuk untuk industri bidang transportasi laut yaitu perkapalan. Oleh karena itu, saat ini banyak kajian yang dilakukan untuk kemajuan bidang transpotasi laut. KM. Bahtera Seva 1 Teras BRI Suatu bentuk perkembangan teknologi yang dilakukan agar mampu mencapai ekspektasi manusia dalam efisiensi waktu dan tenaga khususnya di bidang transaksi finansial. Propeller merupakan salah satu bagian terpenting dari sistem propulsi, yang berfunsi sebagai mentrasmisikan tenaga dari mensin induk menjadi daya dorong (thrust) melalui putaran propeller. Dalam study kasus yang saya lakukan ini ditemukan adanya permasalahan yaitu tidak tercapainya kecepatan dinas pada saat uji dok trial dan sea trial KM. Bahtera Seva 1 Teras BRI diduga karena ada ketidak sesuaian dalam memilih karakteristik propeller, terutama pada ukuran diameter propeller. Dari perhitungan yang dilakukan untuk pemilihan ulang propeler menghasilkan data P/Db : 1.010 m dengan menggunakan tipe daun B6-65. Pemilihan daun tersebut karena tidak terjadinya kavitasi atau nilai burril 0,190 (diperoleh dari diagram burril). Daun tipe tersebut juga memiliki efisiensi yang paling bagus dengan diameter D : 1.058 m kurang dan mendekati draft (sarat kapal) kapal. Kemudian Dari perhitungan engine propeller matching juga didapat hasil jika mengunakan propeller tipe daun B6-65 maka pada kondisi clean bisa menghasilkan kecepatan Vs = 16,14 Knot pada saat daya mesin 100% (533 kW) dengan putaran mesin (2100 Rpm) dan pada kondisi rough menghasilkan kecepatan Vs = 14.35 Knot pada daya mesin 100% (533 kW) dengan putaran mesin (2100 Rpm). Kata kunci: Propeller, Diameter, Kecepatan Dinas.


Abstract

The development of maritime technology in Indonesia began to show progress, including for the field of maritime transport industry, namely shipbuilding. Therefore, currently many studies conducted for the advancement of the field of marine transportation. KM. Bahtera Seva 1 Teras BRI A form of technological development undertaken to be able to achieve the expectations of human beings in time and energy efficiency, especially in the field of financial transactions. Propeller is one of the most important parts of the propulsion system, which function as transmit power of mensin holding a driving force (thrust) through rotation propeller. In the case study I did it reveal any problems that do not achieve the speed of service at the time of trial testing and sea trial dock KM. Ark Seva 1 Teras BRI allegedly because there was a discrepancy in choosing a propeller characteristics, especially on the size of the propeller diameter. From calculations carried out for re-election propellers produce data P / Db: 1.010 m using leaf type B6-65. Selection of the leaves because there is the occurrence of cavitation or Burril value of 0.190 (obtained from Burril diagram). The type leaf also has the most excellent efficiency with a diameter D: 1,058 m less and approached the draft (loaded vessels) vessel. Then from the calculation engine propeller also matching the results obtained when using a propeller-type leaf B6-65 then in clean condition could generate Vs = speed of 16.14 knots during the 100% engine power (533 kW) the engine speed (2100 rpm) and the condition rough generate speed Vs = 14:35 Knot at 100% engine power (533 kW) the engine speed (2100 rpm) Keywords: Propeller, Diameter, Velocity Services..


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Agung Purwana
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.