PEMILIHAN PROPELLER B-Series pada SPB ( Self Propelled Barge ) Cement 8000DWT

SELECTION Of B-Series PROPELLER On SPB ( Self Propelled Barge ) Cement 8000DWT

Iqbal Nur Hidayat (6312030022)


Abstrak

Didalam Negara maritim seperti Indonesia ini, keberadaan sebuah kapal sangatlah penting, perpindahan penduduk dan barang perdagangan dari pulau ke pulau sangat bergantung pada sebuah kapal, khususnya pada sektor perdagangan. Kapal sendiri memilki berbagai macam jenis, salah satunya adalah tongkang atau ponton. Tongkang atau ponton dikhususkan dalam angkutan barang karena memiliki kapasitas angkut yang besar. Namun, pada tongkang tidak memiliki sistem propulsi, dari sisi tersebut mengakibatkan perlunya bantuan sebuah kapal tunda untuk tongkang atau ponton dapat berpindah-pindah. Self Propelled Barge merupakan sebuah kapal tongkang yang didesain untuk muatan yang spesifik yang dilengkapi dengan sistem propulsi dan kelengkapan pendukung lainnya. Hal ini yang membedakan Self Propelled Barge dengan Barge atau tongkang. Pada umumnya, Barge dan Self Propelled Barge memiliki kemiripan bentuk badan kapalnya, dalam hal ini memiliki koefisien bentuk kapal ( Cb ) diatas 0,8. Dengan dimensi kapal LOA 112m, B 24m, 7,9m, dan T 5m. Sesuai dengan mesin yang telah terpasang pada kapal SPB TONASA LINES XIX dengan dua mesin induk, dengan merek NIIGATA 6MG25HX dengan daya mesin 1600 HP, putaran mesin sebesar 750 rpm dengan pereduksi putaran HITACHI MGN2843AV dan propeller yang digunakan Wageningen B-Series dengan tipe B4-55 dan efisiensi propeller sebesar 55,8% dengan putaran propeller sebesar 239 rpm.


Abstract

In the maritime Countries such as Indonesia is, the existence of a ship is important, trade goods and population displacement from island to island relies heavily on a ship, especially in the trade sector. The ship itself has a variety of types, one of which was a barge or pontoon. A barge or pontoon is devoted in the transport of goods because it has a large cargo capacity. However, on a barge has no propulsion system, from that side resulted in the need for the help of a tugboat to a barge or pontoon can be moved around. Self Propelled Barge is a the barges are designed for specific vessels equipped with propulsion systems and completeness of other supporters. This is what distinguishes Self Propelled Barge with a Barge or barges. In General, the Barge and Self Propelled Barge has the uncanny similarity of the shape of the body, in this case having the ship shape coefficient (Cb) above 0,8. With the dimensions of the ship LOA 112m, B 24 m,H 7, 9 m, and T 5 m . In accordance with the machine that has been installed on the ship SPB TONASA LINES XIX with two engines, with the brand of NIIGATA 6MG25HX with engine power of 1600 HP, rotation of the engine of 750 rpm with a HITACHI MGN2843AV as a gearbox, using Wageningen B-Series with type of propeller as B4-55 with the efficiency of the propeller 55.8% and rotation of propeller 239 rpm.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Agung Purwana
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.