ANALISA PENGGANTIAN MATERIAL POROS DAN BUSHING POMPA GEAR PADA PROSES PENGISIAN TANGKI 07

ANALYSIS of MATERIAL REPLACEMENT SHAFT and BUSHING GEAR PUMP In the CHARGING TANK 07 PROCESS.

Maulana Makhdum (6311030053)


Abstrak

ABSTRAK Pompa adalah alat atau media yang digunakan untuk memindahkan fluida dari tempat tinggi atau rendah atau dari satu tempat ke tempat lainnya. Pada kasus yang terjadi di PT.ALP Petro industri tepatnya pada pompa P 413 yaitu ausnya bagian atau komponen-komponen dari pompa gear seperti jarangnya pengecekan dan perawatan berkala sehingga bagian atau komponen dari pompa P 413 mengalami keausan Pengujian Hardness test dengan metode vickers merupakan pengujian Destructive Test (DT). Proses pengujian hardness test menggunakan standar ASTM E 384 ? Rentang micro (10g ? 1000g), ASTM E 92 ? Rentang macro (1kg ? 100kg), dan ISO 6507 ? Rentang micro dan macro dan pengujian harus sesuai prosedur yang telah ditentukan, sebelum pengujian maka harus dilakukan polishing pada material sampai permukaan material yang akan di uji mengkilap. Hal ini dilakukan bertujuan untuk mendukung kesempurnaan dalam proses pengujian NDT. Nilai torsi pada poros sebesar 29,8 Nm dan tegangan maksimum dengan hasil 16,38 Pa sedangkan untuk nilai kekerasan dan tensile strengthnya baja karbon tipe S35C-D yakni 1049,46 Mpa dan material baja karbon S45C-D yakni 1267,72 Mpa, untuk bushing material kuningan tensile strengthnya 503,44 Mpa , besi cor 594,55 Mpa dan teflon 675,17 Mpa di harapkan semakin tinggi nilai kekerasan maka semakin lama usia material tersebut Kata Kunci : Hardness , Destructive Test, Bushing,Tensile strength,


Abstract

ABSTRACT Pump is a tool or medium used to move fluid from the high or low or from one place to another. In the case that occurred in PT.ALP in pump industry Petro p. 413: ausnya parts or components of the pump gear such as lack of checking and regular maintenance so that the parts or components of the pump P 413 experience wear and tear Hardness Testing vickers test method is Destructive Testing Test (DT). The process of testing hardness test using standard ASTM E 384 ? range of micro (10 g-1000 g), ASTM E 92 ? Range macro (1 kg-100 kg), and ISO 6507 ? micro and macro Ranges and testing must match predetermined procedure, before testing it should be done polishing on the material to the surface of the material to be tested is shiny. This is done aims to support excellence in NDT testing process. The value of the torque on the shaft of the maximum voltage 29,8 Nm and with the results of the Pa while 16,38 for tensile and hardness value of carbon steel S35C type strengthnya-D IE 1049,46 Mpa and material S45C carbon steel-D IE 1267,72 Mpa, material brass bushing for tensile strengthnya 503,44 Mpa, 594,55 Mpa cast iron and teflon 675,17 Mpa at expect the higher value of violence then the longer the age of the material


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Heroe Poernomo
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.