Analisa Pressure Drop pada Air Heater Sootblower Unit 6 di PLTU

PRESSURE DROP ANALYSIS OF AIR HEATER SOOTBLOWER UNIT 6 IN STEAM POWER PLANT

Robi Atul Azizah (6311030027)


Abstrak

ABSTRAK Pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton unit 6, steam yang diproduksi oleh boiler atau lebih spesifiknya adalah superheater digunakan untuk berbagai kebutuhan. Dalam proses itu steam dibagi menjadi dua bagian yaitu steam untuk produksi listrik dan steam untuk pembersihan. Steam untuk produksi listrik akan dialirkan ke turbin, sedangkan steam untuk pembersihan akan dialirkan ke bagian-bagian penting seperti Economizer, furnace dan air heater. Alat pembersih tersebut dinamakan sootblower, dan air heater adalah salah satu komponen yang harus dibersihkan. Dalam proses pembersihan tersebut digunakan tekanan sebagai tenaga dorongnya. Kelemahan proses tersebut adalah tekanan masuk air heater sootblower lebih kecil dari tekanan desain karena banyaknya asesoris pipa yang terpasang. Oleh karena itu perlu penambahan presssure dalam sistem tersebut dan juga modifikasi jalur pipa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus, perhitungan dan penggambaran jalur pipa. Persamaan yang digunakan adalah persamaan Darcy-Weisbach untuk menentukan head loss yang terjadi. Sehingga didapatkan besarnya pressure drop yang dialami. Selain dengan perhitungan, dilakukan juga penggambaran jalur pipa untuk mengetahui banyaknya losses. Hasil pada perhitungan menunjukkan bahwa tekanan masuk air heater sootblower kondisi aktual adalah 11,65 bar,sedangkan tekanan yang dibutuhkan pada kondisi desain adalah 12,2 bar. Terjadi penurunan tekanan sebesar 0,55 bar. Untuk mengatasi penurunan tekanan pada air heater sootblower, maka perlu modifikasi jalur pipa. Hasil yang didapatkan setelah modifikasi pipa adalah sebesar 12,198 bar sehingga memenuhi untuk diterapkan. Kata Kunci : Pressure Drop , Air Heater Sootblower, Darcy-Weisbach


Abstract

ABSTRACT In Steam Power Plant (Power Plant) Paiton unit 6, the steam produced by the boiler superheater used for many activities. In the process steam is divided into two parts, namely the productio of electricity nd steam for cleaning. Steam for electricity production will be supplied to the turbine, while the steam to be supplied to the cleaning of critical parts such as economizer, furnace and air heater. Purifier is called sootblower, and the air heater is one of the components to be cleaned. In the cleaning process used pressure as a driving force. The weakness of this process is the air heater sootblower input presssure less than design pressure because more pipe accessorise. Therefore it is necessary the addition of pressure in the system and also modify pipeline. The method used in this study is a case study, calculation and depiction of the pipeline. The equation used is the Darcy-Weisbach equation to determine the head loss that occurs. So we get the magnitude of the pressure drop is experienced. In additon to the calculations, performed well depiction pipeline to determine the number of losses. The results of the calculations show that air heater sootblower input pressure in actual condition is 11,65 bar, while pressure which used in design condition is 12,2 bar. Pressure drop is occured 0,55 bar. To overcome the pressure drop of air heater sootblower, it is necesary modfy the pipe line. The result after modification is 12,198 bar so it can be used. Keywords: Pressure Drop, Air Heater Sootblower, Darcy-Weisbach


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Heroe Poernomo
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.