ANALISA PENGARUH GALVANISASI TERHADAP KEKUATAN TARIK BAJA KARBON RENDAH

THE ANALYSIS OF GALVANIZING EFFECT TO THE TENSILE STRENGTH OF LOW CARBON STEEL

Mochamad Fauzi (6311030024)


Abstrak

Baja merupakan material yang mempunyai sifat keras dan ulet. Akan tetapi hal ini seringkali tidak ditunjang dengan ketahanan aus dan korosi yang memadai. Oleh karena itu maka dibutuhkan suatu metode yang diupayakan untuk penanggulangan korosi dan keausan sejak dini dengan melakukan proses surface treatment yaitu dengan memberi perlindungan pada permukaan logam dengan logam lain, salah satunya dengan cara hot dipped galvanizing. Hasil dari hot dip galvanis akan membuat material semakin keras sehingga mempengaruhi sifat keuletan material. Oleh sebab itu maka perlu dilakukan analisa pengaruh galvanisasi terhadap kekuatan tarik dengan menggunakan pengujian destructive test. Yaitu pengujian dengan cara merusak material namun bertujuan untuk mengetahui kekuatan dan sifat mekanik material. Dalam penelitian ini menggunakan material baja karbon rendah berbentuk roundbar dengan dimensi mengikuti standar ASTM A370 yaitu nominal diameternya 12,5 mm, gage length 50 mm, radius of fillet 10 mm, length of reduced section 60 mm, over all length 300 mm. Material dilapisi galvanis dengan variabel ketebalan dibawah 70?m, 75-95?m, diatas 100?m, dan tanpa galvanis. Dalam pelaksanaan uji tarik didapatkan nilai kekuatan tarik yang bervariasi. Besaran kekuatan tarik berturut-turut adalah pada variabel tanpa galvanis yaitu sebesar 489,46 MPa, pada ketebalan dibawah 70?m 478,02 MPa, pada ketebalan 75-95?m 472,03 MPa, pada ketebalan diatas 100?m 458,16 MPa. Maka dapat disimpulkan bahwa semakin tebal lapisan galvanis, maka semakin turun kekuatan tarik material. Hal ini disebabkan karena galvanis sebagai pelapis (coating) memiliki kuat tarik yang rendah dibandingkan unsur utama yaitu baja. Dengan adanya proses galvanis, maka luas total area material menjadi lebih luas dibandingkan material tanpa proses galvanis. Meskipun beban maksimum material bertambah namun karena prosentase pertambahan luas areanya lebih tinggi, maka kekuatan tariknya akan turun karena kuat tarik merupakan pembagian beban per satuan luas area.


Abstract

Steel is a material that has properties of hard and tenacious. Unfortunately, this is often not supported by the wear and corrosion resistance adequate. Therefore, it takes a method that enabled for corrosion prevention and wear from early to do surface treatment process that is by giving protection to metal surfaces with other metals, one of which is by way of hot Dipped galvanizing. Revenue from hot dip galvanized material will make the harder to influence the properties of the material tenacity. Therefore it is necessary to do an analysis of the influence of galvanism tensile strength test using destructive testing. That way destructive material testing, but seeks to determine the strength and mechanical properties of the material. In this research using material in the form of low carbon steel with dimensions roundbar follow standard ASTM A370 that is the nominal diameter of 12.5 mm, gage length of 50 mm, 10 mm radius of fillet, length of reduced section 60 mm, over all length of 300 mm. Coated galvanized material with variable thickness below 70?m, 75-95?m, above 100?m, and without galvanize. In the drop test performance obtained the tensile strength varied. Magnitude of tensile strength in a row is the variable without galvanic taker 489.46 MPa, at a thickness of 70?m under 478.02 MPa, 472.03 MPa 75-95?m in thickness, the thickness over 100?m 458.16 MPa. It can be concluded that the thicker the galvanized coating, the tensile strength of the material down. This is because as the galvanized coating (coating) has a lower tensile strength than steel that is the main element. With the hot dip galvanizing process, the total area of the material to be more extensive than the material without galvanizing process. Although the maximum load a material increases, but because the percentage increase in the areas were higher, then the power will go down because of its tensile strength is sharing the load per unit area.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Budi Prasojo
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.