ANALISA KEUNTUNGAN MODIFIKASI SUB PIPE RACK DITINJAU DARI SEGI TEKNIS PADA BANYU URIP PROJECT EPC-1 BOJONEGORO

PROFIT ANALYSIS OF SUB PIPE RACK MODIFICATION BASED ON TECHNICAL ASPECT AT BANYU URIP PROJECT EPC-1 BOJONEGORO

Kafit Achmad Yogker (6311030023)


Abstrak

Pada Banyu Urip Project Epc-1 Bojonegoro terdapat proses memasukan pipa ke dalam sub pipe rack. Pipa-pipa tersebut digunakan untuk mengalirkan minyak yang akan diproses di central processing facility. Pipe rack berfungsi sebagai wadah jalur pipa-pipa tersebut. Prosedur standar yang digunakan pada proyek ini adalah menggunakan temporary support sebagai alat bantu untuk mempermudah proses memasukkan pipa kedalam pipe rack. Sedangkan pembangunan dan pembongkaran temporary support akan membutuhkan proses pengerjaan yang panjang dan menghabiskan waktu yang tidak sedikit. Maka akan dilakukan modifikasi terhadap sub pipe rack. Ketika proses memasukkan pipa kedalam sub pipe rack selesai ,maka akan dikembalikan ke bentuk semula (desain kontraktor utama). Kemudian dilakukan pengitungan total lifting activiy sebelum dan sesudah modifikasi sub pipe rack dan juga perhitungan keamanan metode pipe stringing. Kesimpulan yang didapat dari pembahasan yang dilakukan adalah modifikasi dilakukan dengan membentuk sub pipe rack menjadi seperti temporary support adalah modifikasi dilakukan dengan menunda pemasangan 12 horizontal structure / girder pada beberapa bagian sub pipe rack sehingga pipe rack berbentuk menyerupai tangga. Perbandingan jumlah lifting activity antara sebelum modifikasi sub pipe rack (perakitan dan pembongkaran temporary support) dengan modifikasi sub pipe rack (beserta normalisasi modifikasi) adalah 146 : 60. Berdasarkan hasil perhitungan, tegangan bengkok maksimal pada girder ketika proses pipe stringing adalah 53,15 MPa. Karena tegangan bengkok < 62,5MPa (tegangan ijin) maka pipe stringing aman dilakukan.


Abstract

In Banyu Urip Project Epc-1 Bojonegoro there is a process to enter into a sub-pipe pipe rack. The pipes are used to transport oil to be processed at a central processing facility. Pipe rack serves as a container lines pipes. The standard procedure used in this project was to use as a temporary support tools to facilitate the process of inserting the pipe into the pipe rack. While the construction and dismantling of temporary support will require a process of long and spend substantial time. Then it will be modified to sub pipe rack. When inserting the pipe into sub pipe rack is completed, it will be returned to its original form (main contractor design). Then do the calculation of the total lifting activity before and after modification of the sub pipe rack and pipe stringing method security calculation. The conclusion of the discussion is done is done with a modified form such sub pipe rack into a temporary modification of support is done by delaying the installation of 12 horizontal structure / girder in some parts of sub-pipe so that the pipe rack shaped like a ladder rack. Comparison between the amount of lifting activity before modification sub pipe rack (assembly and dismantling of temporary support) with modifications sub pipe rack (including normalization of modification) is 146: 60. Based on calculations, the maximum bending stress on the girder when the process of stringing pipe is 53,15 MPa. Because bending stress < 62.5 MPa (allowable stress) so stringing pipe safely performed.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Subagio Soim
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.