ANALISA PENGARUH BUTTERING TERHADAP KEKUATAN TARIK MATERIAL A-36 PADA BAFFLE HEAT EXCHANGER

THE ANALYSIS OF BUTTERING INFLUENCE TO A 36 MATERIAL TENSILE STRENGTH at BAFFLE HEAT EXCHANGER

Gamas Isa (6311030006)


Abstrak

Pada pengerjaan baffle pada System Heat Exchanger Shell and Tube. Baffle tersebut memiliki dimensi diameter 3/4" dengan schedule 40. Pada pengerjaan fabrikasi terjadi kesalahan pada jumlah lubang baffle. Kesalahan tersebut terjadi akibat general aragement yang diserahkan dari pihak client kepada pihak engineering PT. Tuban Steel Work. Oleh karena itu perlu adanya repair pada material yang mengalami kesalahan tersebut. Salah satunya adalah dengan cara buttering. Buttering adalah teknik pengelasan dimana dilakukan penambahan material dalam rangka untuk mencapai sifat yang diinginkan atau dimensi yang diinginkan. Dalam hal ini material yang digunakan adalah A 36. Material yang mengalami buttering akan mengalami penurunan kualitas Dalam penelitian ini digunakan empat variasi untuk membandingkan nilai kekuatan tarik pada tiap variasi. Dilakukan teknik buttering untuk material A 36 dengan jumlah lubang 2, 3, 4 dan tanpa adanya lubang, sehingga dapat diketahui bagaimana pengaruh buttering terhadap tingkat kekuatan tarik pada masing-masing variasi. Untuk mengetahui pengaruh buttering terhadap kekuatan tarik material A 36 perlu diadakan uji tarik. Dari penelitian pada masing-masing variasi didapatkan hasil bahwa material yang mengalami dua lubang buttering mempunyai rata-rata tensile strength yang paling rendah yaitu sebesar 435 Mpa. Sedangkan material dengan empat lubang buttering mempunyai rata-rata tensile strength yang paling besar yaitu sebesar 460 MPa.


Abstract

Tuban Steel is the construction of baffles on the System Shell and Tube Heat Exchangers. The baffle has diameter dimension of 3/4 "in schedule 40. Thera is an error at fabrication workship. That is exactly at the number of baffle holes. That error happens because there is lack off general aragement understanding which is submitted from the client to the engineering PT. Tuban Steel Work Therefore, it is necessary to repair the material that had the error. One of them is by way of buttering. Buttering is a welding technique in which is added the material in order to achieve the desired properties or dimensions desired. in this case,we use a 36 as the material. In other hand, A 36 material which in buttered will decrease in its quality. In this study, it is used four variations to compare the tensile strength values for each variation. This research was done by using buttering for 36 material which has holes number 2, 3, 4, and without any holes, so it can be seen how the influence of buttering to the level of tensile strength in each variation. To determine the effect of the tensile strength of the buttering A 36 material should be done a tensile test. From the research in each variation is gotten the result that the material which has undergone two holes buttering has the lowest average of tensile strength . That is equal to 435 MPa. While the buttering material with four holes has tensile strength average is the greatest 460 MPa .


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Budi Prasojo
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.