ANALISA PENYEBAB KERUSAKAN CRANK SHAFT YANG MENGAKIBATKAN DAYA MESIN DIESEL TIDAK MAKSIMAL PADA MOTOR BANTU TIPE MAN 2542 DI KAPAL MENTAYA

ANALYSIS OF AUXILIARY ENGINE TYPE MAN 2542 CRANK SHAFT CAUSE OFDAMAGE WHICH RESULTING THE DIESEL ENGINE IS NOT IN THE MAXIMUM POWER ON THE MENTAYA SHIP

Vikki Andhiyansyah (6310030047)


Abstrak

Crank shaft merupakan komponen penting yang berpengaruh terhadap daya yang dihasilkan oleh mesin. Crank shaft memegang peranan penting dalam proses kinerja mesin diesel. Sehingga daya yang dihasilkan oleh mesin diesel sangat mengacu pada kinerja crank shaft. Apabila kinerja crank shaft tidak maksimal maka daya yang dihasilkan oleh mesin juga tidak akan maksimal. Hal ini terjadi pada motor bantu type MAN 2542 MTE pada kapal Mentaya River. Kerusakan crank shaft yang terjadi pada mesin ini mengakibatkan daya yang dihasilkan oleh mesin juga tidak maksimal. Sehingga mengharuskan mesin untuk melakukan perbaikan atau over haul pada mesin. Daya motor yang tidak maksimal dapat diatasi dengan melakukan perbaikan dan pergantian pada komponen mesin yang mengalami kerusakan. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi resiko tersebut,yaitu dengan melakukan perawatan dan pengecekan pada komponen-komponen mesin agar tidak sampai terjadi kerusakan yang parah terhadap komponen mesin. Sehingga performa mesin tetap dalam kondisi yang bagus. Kata kunci : Crank Shaft, Performa, Daya Indikator


Abstract

Crank shaft is an important component that affects the power generated by the engine. Crank shaft plays an important role in the performance of the diesel engine. So that the power generated by the diesel engine is very reference to the performance of crank shaft. If the performance of the crank shaft is not the maximum power generated by the engine also will not be maximized. This occurs in an auxiliary motor type MTE MAN 2542 on the ship Mentaya River. Crank shaft damage that occurs in the engine resulting in power generated by the engine is also not optimal. So it requires the machine to make improvements or over haul on the machine. Maximum motor power can not be overcome by improving the engine and turn on the components that were damaged. Many things can be done to reduce that risk, is to perform maintenance and checks on the components of the machine so as not to place severe damage to engine components. So that engine performance remains in good condition. Keyword : Crank Shaft, Performance, Indicated Power


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Sudiyono
Dosen Pembimbing 2 : Sudiyono

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.