ANALISA PEMILIHAN DAN PEMASANGAN BOLT ASTM A-325 PADA COLOUMN, RAFTER, DAN GUTTER PROYEK PT. HOLCIM TBK OLEH PT. TUBAN STEEL WORK

ANILISYS SELECTION AND INSTALLATION BOLT ASTM A-325 ON COLOUMN, RAFTER, AND GUTTER PROJECT FROM PT. HOLCIM TBK BY PT. TUBAN STEEL WORK

Fakih Nurohman Hadi (6310030038)


Abstrak

Sebagaimana diketahui bahwa baut umumnya dipilih untuk menyatukan suatu konstruksi tertentu dengan tujuan memudahkan dalam operasi bongkar pasang tanpa merusak bangunannya. Tetapi dalam aplikasi di dunia nyata, banyak yang mengabaikan pemilihan dan pemasangan pada bolt (baut). Pemilihan dan pemasangan bolt (baut) yang tidak tepat akan membuat kegagalan pada bangunan struktur itu. Bahkan apabila baut yang digunakan bermutu rendah bisa membuat baut menjadi patah . Penggunaan diameter baut dan pemberian torsi yang tidak tepat juga membuat kegagalan pada bangunan struktur tersebut. Oleh karena itu digunakanlah High Tension Bolt (HTB) American Standard Testing of Materials (ASTM) yaitu tipe A-325 , karena mempunyai mutu yang tinggi. Pada posisi coloumn, rafter, dan gutter menggunakan HTB ASTM A-325 akan menambah kapasitas daya dukung sambungan itu bukan saja karena kekuatan dan mutu bautnya, tapi juga karena pengaruh pemilihan diameter baut dan pemutaran mur oleh kunci momen yang tepat. Sehingga membuat keberhasilan pada bangunan struktur tersebut.Pemilihan diameter baut bergantung pada beban yang diterima pada posisi coloumn, rafter, dan gutter. Sehingga sambungan struktur pada coloumn, rafter, dan gutter menggunakan High Tension Bolt (Baut Mutu Tinggi) ASTM A-325 dapat diketahui diameter ukurannya. Torsi yang diberikan dalam pemasangan ASTM A-325 pada coloumn, rafter, dan gutter adalah medium, agar tidak terlalu kencang dan tidak terlalu kendor dalam pemasangannya. Sehingga digunakanlah ASTM A-325 dengan ukuran baut dan pemberian torsi sebagai berikut: pada rafter-coloumn yaitu baut 3/8 = 46,8 Nm, coloumn-gutter posisi A yaitu baut 7/8 = 652,08 Nm, coloumn-gutter posisi B yaitu baut 3/4 = 424,8 Nm, coloumn-gutter posisi C yaitu baut 5/8 = 232,32 Nm, dan posisi gutter-rafter yaitu baut 7/16 = 109,44 Nm. Kata Kunci: American Standard Testing of Materials, Coloumn, Rafter, and Gutter, High Tension Bolt.


Abstract

As we know that the bolts are generally chosen to unify a particular construction in order to facilitate the disassembly operation without damaging the building. But in real-world applications, many of which overlook the selection and installation of the bolt.Selection and installation bolt is not exactly going to make a failure in the building structure. Even if the bolts are used junky can make a broken bolt. The use of bolt diameter and giving improper torque also makes the failure of the building structure. Therefore, it is used High Tension Bolt (HTB) American Standard Testing of Materials (ASTM) is type A-325, because it has high quality. In the coloumn position, rafter, and gutter using HTB ASTM A-325 will add a connection carrying capacity was not only due to the strength and quality of the bolt, but also because of the influence of the selection and screening of nut bolt diameter by the proper torque wrench. Thus making the success of the building structure. The selection depends on the diameter of the bolt load received at the position coloumn, rafter, and gutter. So that the connection structure of the coloumn, rafter, and gutter using High Tension Bolt ASTM A-325 with a diameter the size . Torque given in ASTM A-325 installation on coloumn, rafter, and the gutter is medium, so not too tight and not too loose in the installation. So it is used ASTM A-325 with bolt size and torque delivery as follows: on the coloumn-rafter with bolts 3/8 = 46.8 Nm, coloumn-gutter position A are bolt 7/8 = 652.08 Nm, coloumn-gutter position B is bolt 3/4 = 424.8 Nm, coloumn-gutter position C are bolt 5/8 = 232.32 Nm, and the position of rafter-gutter with bolts 7/16 = 109.44 Nm. Keyword: American Standard Testing of Materials, Coloumn, Rafter, and Gutter, High Tension Bolt.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Hariyanto
Dosen Pembimbing 2 : Hariyanto

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.