PENERAPAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA SISTEM PENDINGIN MOTOR INDUK KT. JOYOBOYO I

PREVENTIVE MAINTENANCE APPLICATION ON MAIN ENGINE COOLING WATER SYSTEM KT JOYOBOYO 1

Adhitya Darmadi (6310030020)


Abstrak

Perawatan tidak dapat dianggap hal yang dapat dikesampingkan dalam sistem pada kapal tunda Joyoboyo 1 mengingat sebagian besar sistem yang ada pada kapal berkerja secara terus menerus sepanjang daerah operasinya. Salah satu sistem yang kritis dari sistem pendukung motor induk adalah sistem pendingin. Proses penggantian peralatan tersebut akan mengakibatkan dihentikannya operasional kapal untuk beberapa waktu (down time). Hal ini dapat menghambat target keuntungan yang sudah ditetapkan perusahaan. Untuk menjaga sistem pendingin motor induk pada kondisi yang kontinyu perlu adanya preventive maintenance. Preventive maintenance yaitu suatu pengamatan secara sistematik disertai analisis teknis-ekonomis untuk menjamin berfungsinya suatu peralatan produksi dan memperpanjang umur peralatan yang bersangkutan. Preventive maintenance dapat digunakan untuk mencapai suatu tingkat pemeliharaan terhadap semua peralatan produksi agar diperoleh suatu kualitas produk yang optimum. Berdasarkan perhitungan biaya dan penjadwalan preventive maintenance, jangka waktu perawatan 4 bulan adalah penjadwalan preventive maintenance dengan biaya maksimal yaitu Rp. . 60,470,000.00. Sedangkan jangka waktu perawatan 12 bulan merupakan preventive maintenance dengan biaya minimal yaitu Rp. 38,750,000.00. Kata Kunci: Mesin Induk, Preventive Maintenance, Down Time


Abstract

Treatment can not be ruled out in the case that the system tugs Joyoboyo 1 since most of the existing systems on ships work continuously throughout the area of operations. One of the critical systems that support system is the main engine cooling system. The process of replacing the equipment will result in suspension of operation of a ship for some time (down time). It can inhibit a predefined profit target company. To keep the main engine cooling system on the condition of the continuous need for preventive maintenance. Preventive maintenance is a systematic observation with the technical-economic analysis to ensure the proper functioning of an equipment production and extend the life of the equipment in question. Preventive maintenance can be used to achieve a level of maintenance of all production equipment in order to obtain an optimum product quality. Based on the cost and scheduling of preventive maintenance, a period of 4 months treatment is preventive maintenance scheduling and costs a maximum of Rp. 60,470,000.00. While the 12 month period of treatment is preventive maintenance with minimum cost is Rp. 38,750,000.00. Keyword: Main Engine, Preventive Maintenance, Down Time


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Endah Wismawati
Dosen Pembimbing 2 : Endah Wismawati

Program Studi : D3 - TEKNIK PERMESINAN KAPAL
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.