ANALISA END LAUNCHING KAPAL PERINTIS 750 DWT MENGGUNAKAN SISTEM AIRBAG

ANALYSIS END LAUNCHING THE PIONEER SHIP 750 DWT USING AIRBAG SYSTEMS

Nur Cahyani (6213030009)


Abstrak

ABSTRAK ANALISA END LAUNCHING KAPAL PERINTIS 750 DWT MENGGUNAKAN SISTEM AIRBAG Oleh : Nur Cahyani NRP : 6213030009 Dosen Pembimbing : Ruddianto, ST., MT., MRINA NIP : 196910151995011001 Peluncuran kapal (Ship Launching) adalah langkah menurunkan kapal dari landasan peluncuran dengan menggunakan gaya berat kapal atau dengan memberikan gaya dorong tambahan. Metode peluncuran kapal yang semakin sering digunakan di dunia perkapalan saat ini menggunakan fasilitas airbag. Untuk meningkatkan mutu dari perusahaan dan memberikan kontribusi terhadap permintaan konsumen, PT. Adiluhung SaranaSegara Indonesia akan meluncurkan kapal Perintis 750 DWT menggunakan fasilitas airbag dengan metode end launching. Untuk memastikan kondisi kapal maka dilakukan pemeriksaan sarat kapal dan kedalaman air laut, perhitungan jumlah airbag dan proses perlakuan yang diperlukan supaya kapal dapat meluncur dengan aman. Pemeriksaan sarat kapal dan kedalaman air laut dilakukan untuk mengetahui perlu atau tidaknya penambahan ballast pada kapal yang diluncurkan. Perencanaan jumlah airbag berdasarkan kapasitas dari airbag yang digunakan serta berat total dari kapal yang akan diluncurkan. Perlu dilakukan pemasangan wirerope dengan tujuan untuk mengatur kecepatan peluncuran agar kapal tidak meluncur dengan bebas dan perhitungan beban yang disediakan oleh winch. Dari hasil perhitungan, diperlukan penambahan ballast pada fore peak tank sebesar 42,19 ton sehingga berat total kapal yang diluncurkan sebesar 655,79 ton. Dengan berat total tersebut, diperoleh hasil perhitungan jumlah airbag yang digunakan dalam proses peluncuran adalah sebanyak 10 buah airbag. Untuk mengatur kecepatan peluncuran maka dipasang pulley block dengan beban tarik sebesar 59,39 ton dan dipasang wirerope sebanyak 4 lilitan masing-masing sebesar 14,85 ton. Dengan perlakuan tersebut dapat diketahui bahwa hasil peluncuran dapat berjalan lancar dan aman dengan diperolehnya sarat buritan (dA) sebesar 2,17 m dan sarat haluan (dF) sebesar 1,07 m, yang jauh lebih kecil dari kedalaman air laut sebesar 2,50 m. Kata-kata kunci : Peluncuran (Launching), Metode Peluncuran, Ship Airbag


Abstract

ABSTRACT ANALYSIS END LAUNCHING THE PIONEER SHIP 750 DWT USING AIRBAG SYSTEMS By : Nur Cahyani NRP : 6213030009 Supervisor : Ruddianto, ST., MT., MRINA NIP : 196910151995011001 Ship Launching is a step down the vessel from the launch pad using gravity ship or to provide additional thrust. Ship launchig methods that are increasingly being used in the shipping world currently using airbag facilities. To improve the quality of the company and contribute to consumer demand, PT. Adiluhung SaranaSegara Indonesia will launch Pioneer ship 750 DWT using the airbag facility with end launching method. To ascertain the condition of the vessel then was inspection draft of the ships and the sea water depth, calculating the number of airbags and treatment process required that the ships may glide safely. Inspection draft of ships and sea water depths of seawater did to know that need / not adding ballast on ships are launched. Planning the amount of airbag based on the capacity of the airbag used and the total weight of the ship to be launched. Wirerope needs to be set with purpose to straighten up the speed of launch so that the ship does not slide freely and load calculations provided by winch. From the calculation, the necessary additions ballast on the fore peak tank in the amount of 42.19 tons so that the total weight of the ship which was launched in the amount of 655.79 tons. With a total weight of the obtained results of the calculation of the amount of airbags used in the process of launching is as much as 10 airbags. To set the launch speed then mounted pulley block with a tensile load of 59.39 tonnes and fitted wirerope as 4 strands respectively by 14.85 tons. With such treatment can be seen that the result of the launch went smoothly and safely by obtaining the afer draftt (dA) was 2.17 m and bow draft (dF) of 1.07 m, which is much smaller than the sea water depth of 2.50 m. Key words : Launching, Method of Launching, Ship Airbag


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Ruddianto
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK BANGUNAN KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.