ANALISA PENGARUH KONSENTRASI CARBOXYMETHYLCELLULOSE (CMC) TERHADAP SENSITIVITAS ULTRASONIC TEST

ANALYSIS OF THE CONCENTRATION EFFECT OF CARBOXYMETHYLCELLULOSE (CMC) ON SENSITIVITY OF ULTRASONIC TEST

Yuda Dimastian Ismail (6211030029)


Abstrak

Untuk menemukan indikasi diskontinuitas didalam material, peralatan yang paling sering digunakan adalah UT Flaw Detector, termasuk probe dan blok kalibrasi. Pada saat dilakukannya pengujian ultrasonic, terdapat rongga antara permukaan benda uji dan probe. Oleh karena itu, diperlukan couplant dalam pengujian ultrasonic untuk menghambat udara yang masuk diantara permukaan benda uji. Couplant yang sering dipakai dalam pengujian ultrasonic adalah oli atau air dicampur gliserin. Pada perusahaan penulis melakukan kerja praktek, couplant yang digunakan adalah air yang dicampur carboxymethylcellulose. Pemanfaatan air yang dicampur carboxymethylcellulose sebagai couplant merupakan sesuatu hal yang baru diketahui oleh penulis. Oleh karena itu penulis melakukan penelitian dengan menguji sensitivitas couplant tersebut dengan konsentrasi carboxymethylcellulose yang berbeda ? beda. Konsentrasi carboxymethylcellulose yang diuji pada penelitian ini adalah 3, 5, 7, dan 9 gram dan dengan komposisi air 250 ml. Dari pengujian yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa couplant dengan komposisi 5 dan 7 gram carboxymethylcellulose memiliki sensitivitas yang baik. Sedangkan couplant dengan komposisi 3 gram carboxymethylcellulose memiliki sensitivitas yang buruk. Hal ini dapat diketahui dengan membandingkan couplant dari campuran carboxymethylcellulose dan air dengan couplant pembanding yaitu oli SAE 20W-50. Kata kunci: Ultrasonic test, Couplant, Carboxymethylcellulose


Abstract

To find indications of discontinuities in the material, the most commonly used equipment is UT Flaw Detector, including probes and calibration blocks. At the time of ultrasonic testing, there is a cavity between the surface of the test specimen and the probe. Therefore, it is necessary couplant in ultrasonic testing to inhibit the entry of air between the surface of the specimen. Couplant is often used in ultrasonic testing is oil or water mixed with glycerin. In the writer company doing practical work, couplant used was water mixed carboxymethylcellulose. Utilization of water mixed carboxymethylcellulose as couplant is something only known by the writer. Therefore, the writer doing a research to test the sensitivity of the couplant carboxymethylcellulose with different concentrations. Consentration of carboxymethylcellulose in this research is 3, 5, 7, and 9 grams and with 250 ml of water composition. From the testing that has been done shows that the couplant with composition 5 and 7 grams of carboxymethylcellulose have good sensitivity. While couplant with 3 grams carboxymethylcellulose composition has bad sensitivity. This can be seen by comparing the couplant of carboxymethylcellulose and water mixture with the comparison couplant oil SAE 20W-50. Keywords: Ultrasonic test, Couplant, Carboxymethylcellulose


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Zuhri Noor
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK BANGUNAN KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.