ANALISA PENGEMBALIAN KERATAAN BENTUK PLAT (ALUMINIUM) AKIBAT DEFORMASI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FAIRING PADA BLOK AKOMODASI 1

AN ANALYSIS OF FLATNESS OF PLATE (ALUMINIUM) AS THE EFFECT OF DEFORMATION BY USING FAIRING METHOD ON THE ACCOMODATION 1 BLOCK

Muhandis Athaa' (6211030014)


Abstrak

Deformasi adalah permasalahan perubahan bentuk, posisi dan dimensi dari suatu benda atau material. perubahan bentuk atau ukuran objek disebabkan karena adanya suatu gaya tarik (menarik) kekuatan, tekan (mendorong) kekuatan, geser, membungkuk atau torsi (memutar) yang timbul akibat proses pemanasan ataupun proses pengelasan pada material. Proses fairing merupakan suatu metode yang dilakukan untuk memperbaiki sifat keuletan dan ketangguhan suatu pelat setelah ditekuk dingin,. Perbaikan sifat mekanis yang disebabkan oleh pemanasan pada garis desain diakibatkan oleh perbedaan antara elongasi (penguluran, pemanjangan, dan pemuaian) antara sisi yang dipanaskan dengan sisi yang belakangnya. Maka dengan proses fairing ini, plat yang tidak rata di bangunan atas dapat diperbaiki sesuai standart. Dari hasil perhitungan luasan deformasi yang perlu dilakukan fairing pada blok acomodasi 1 adalah sebanyak 94,41 m?. Selain itu, pengukuran waktu fairing menggunakan tracker lebih cepat dengan waktu 44,25 menit. Dan untuk perhitungan prosentase tingkat keberhasilan pengembalian kerataan dengan menggunakan metode fairing, dari 15 titik didapatkan rata-rata adalah sebesar 98,17 %. Kata kunci : Deformasi, Fairing, Tracker Pendorong


Abstract

Deformation is the problem of changes in shape, position and dimensions of an object or material. changes in the shape or size of the object caused by the presence of a tensile force (pull) strength, press (pushing) force, shear, bending or torsion (twisting) arising from the process of heating or welding processes on materials. Fairing process is a method that is done to improve the ductility and toughness properties of a bent plate after a cold,. Improvement of mechanical properties caused by heating in the design lines caused by the difference between the elongation (elongation, elongation, and expansion) between the heated side of the tow. So with this fairing process, uneven plate on top of the building can be repaired according to standard. . From the calculation of the deformation area that needs to be done on the fairing block as much acomodasi 1 is 94.41 m?. In addition, the measurement time using the tracker faster fairing with a time 44.25 minutes. And for the calculation of the percentage success rates of return flatness using fairing method, obtained from the 15 point average is at 98.17%. Key words : Deformation, Fairing, Booster Tracker


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Hariyanto Soeroso
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK BANGUNAN KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.