ANALISIS KETIDAKKEDAPAN PROSES DOUBLING CEMENT PADA BAGIAN BULBOUS BOW KAPAL FSO ( FLOATING STORAGE OIL )

AN ANALYSIS OF UNTIGHTENING DOUBLING CEMENT PROCESS ON THE BULBOUS BOW FSO ( FLOATING STORAGE OIL ) SHIP.

Rizky Priyanda (6211030011)


Abstrak

Doubling cement process adalah perbaikan kerusakan pada bagian kapal yang sifatnya hanya sementara. Kerusakan ini terjadi pada haluan atau bulbous bow kapal yang diakibatkan karena korosi. Doubling cement process adalah tipe reparasi kapal yang masih tradisional. Pekerjaan ini menggunakan alat yang sederhana dan bahan sederhana. Bahan dasar dari proses ini ialah semen, kaolin, seal, plat, dan baut. Kekedapan adalah salah satu faktor penentu dalam doubling cement process. Dalam tugas akhir ini penelitian difokuskan pada analisis ketidakkedapan doubling cement process. Tahapan awal dari penelitian ialah studi literatur yang dilakukan dengan mengumpulkan sumber ilmiah dan referensi yang berhubungan dengan penelitian ini. Tahap selanjutnya adalah mengumpulkan data dari lapangan yang kemudian akan di analisis permasalahannya yang selanjutnya dilakukan pembahasan. Dari hasil pembahasan dapat diterapkan kesimpulan dan solusi terhadap penelitian tersebut. Pada akhirnya penyusunan laporan adalah tahap terakhir untuk mensajikan penelitian ini secara ilmiah. Dari hasil pembahasan penelitian ini disarankan untuk menggunakan semen portland tipe V dan menggunakan baut dengan tipe M12 dan jarak peletakannya dari tepi plat adalah 50 mm dengan jarak antar pusat lubang 150 mm. Selain itu, dari perhitungan penentuan daya pikul 1 baut di dapatkan hasil sebesar 2,4 ton. Kata-kata kunci : Doubling cement process, ketidakkedapan, perhitungan baut.


Abstract

Doubling cement is a process of repairing the damage on the ship that is only temporary. This damage occurs at the bow of the ship or the bulbous bow is caused by corrosion. Doubling cement is a type of ship repair process is still traditional. This work uses simple tools and simple materials. The basic ingredients of this process is to cement, kaolin, seals, plates, and bolts. Tightening is a determining factor in the doubling process cement. In this final project research focused on the analysis of untightening doubling cement process. Initial steps of the research literature is performed by collecting scientific resources and references related to this research. The next step is to collect data from the field later in the analysis of the problem will be discussed. From the discussion, conclusions and solutions can be applied to the study. At the end of the last stage of the preparation of the report is to make scientific research. Discussion of the results of this study are advised to use Type V portland cement and using bolts with M12-type and distance of placement from the edge of the plate is 50 mm with center distance between hole 150 mm. Moreover, the determination of the calculation of power bear one bolt at a yield of 2,4 tons. Key words : Doubling cement process, Untightening, Bolt calculation


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Budianto
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK BANGUNAN KAPAL
Angkatan : 2011


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.