ANALISA HASIL PEMOTONGAN MATERIAL PADA PROSES SEMI OTOMATIS CUTTING TERHADAP LEBAR HAZ,STRUKTUR MIKRO DAN KEKERASAN MATERIAL SA 36 MENGGUNAKAN GAS OXY - ACETYLEN

MATERIAL CUTTING RESULT ANALIZING FOR SEMI OTOMATIC CUTTING PROCESS TO HAZ WIDE, MICRO STRUCTURE AND SA 36 MATERIAL HARDNESS BY USING OXY ?? ACETYLEN GAS

Muhammad Choiruddin (6210030002)


Abstrak

Proses pemotongan logam dengan gas oksi - asetilin adalah memotong dengan cara memanaskan logam sampai mendekati titik lumer (cair) kemudian ditekan dengan semburan gas oksigen pada tekanan tertentu sehingga logam yang akan mencair tersebut terbuang sehingga logam terpotong. Karena adanya pengaruh panas akibat pemotongan, maka dimungkinkan adanya perubahan struktur material setelah proses pemotongan. Pada penelitian ini difokuskan pada pengujian Struktur Mikro dan Hardness (kekerasan). Posisi pengujian Struktur Mikro dan pengujian Hardness pada daerah permukaan hasil pemotongan. Dari hasil analisa data, pengaruh kecepatan pemotongan pada hasil pemotongan terhadap lebar HAZ yaitu pada material B memiliki lebar HAZ yang tertinggi sebesar 5.1 mm, untuk struktur mikro pada masing-masing material tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan, sedangkan uji kekerasan yang memiliki nilai terbesar adalah material C sebesar 179. Pengaruh tekanan gas pada hasil pemotongan material terhadap lebar HAZ, struktur mikro dan nilai kekerasan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Kata Kunci : Proses Pemotongan Logam, Struktur Mikro, Hardness, HAZ


Abstract

Cutting Process of Metal by oxy-acetylene gas is cut of material by heating the logam up until approach fusing point and then give spraying out of gas at certain pressure, in order that the metal which will be melted was castaway and the metal is cut. Because there is cut effect heat influence, so there will be possibility of material stucture change after cutting process. In this research is focused to Structure Micro and Hardness Test. Micro structure and harness test position is to material surface after cutting. From the data analysis, the influence of cutting speed on cutting results on the HAZ width on material B has the highest HAZ width of 5.1 mm, for the microstructure of each material showed no significant difference, while the hardness test which has the greatest value is material C of 179. Effect of gas pressure on the results of cutting material to the width of the HAZ, the microstructure and hardness values showed no significant effect. Password : Cutting Process of Metal, Microstructure, Hardness, HAZ


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Zuhri Noor
Dosen Pembimbing 2 : Aang Wahidin

Program Studi : D3 - TEKNIK BANGUNAN KAPAL
Angkatan : 2010


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.