TINJAUAN TERHADAP RENCANA UMUM PADA KAPAL KM. CAMARA NUSANTARA I

REVIEW OF GENERAL ARRANGEMENT ON SHIP KM. CAMARA NUSANTARA I

Yandihar Hidayat (6113030060)


Abstrak

ABSTRAK Salah satu keterbatasan pengangkutan kapal ternak di Indonesia saat ini diakibatkan oleh kapal yang beroperasi belum sepenuhnya memenuhi standar kesejahteraan hewan (Animal Welfare) yang berdampak pada kerugian yang dirasakan oleh supplier yang menggunakan jasa angkutan laut dikarenakan ternak sapi yang mengalami stres dan terjadinya penurunan berat sapi. Serta proses bongkar muat yang juga belum sesuai dengan kesejahteraan hewan yang berakibat menyakiti ternak pada saat bongkar muat. Dalam upaya untuk menangani hal tersebut, pemerintah saat ini telah membuat kapal pengangkut ternak yang telah memenuhi kesejahteraan hewan yakni kapal pengangkut ternak KM. Camara Nusantara I. Dalam penelitian ini, penulis akan mengkaji proses bongkar muat dan sistem pembuangan kotoran ternak pada kapal tersebut. Adapun proses evaluasi mengikuti Australian Standards for The Export of Livestock dan Marine Pollution. Dari hasil olah data didapat, proses bongkar muat kapal ternak dilakukan dengan sistem tangga sebanyak 500 ekor sapi yang dipandu oleh stockman selama 8 jam dengan mengimplementasikan kesejahteraan hewan dan sistem pembuangan kotoran ternak yang proses pembersihannya dilakukan dengan mengaliri kotoran ternak yang dibantu air laut menuju tanki sewage yang memiliki kapasitas 12,534 ton selama 3 hari perjalanan dengan dilakukan pengurasan tanki untuk memenuhi kecukupan tanki sewage selama perjalanan. Hasil tersebut sudah memenuhi peraturan Australian Standards for The Export of Livestock dan Marine Pollution. Kata Kunci : kapal ternak, livestock vessel, bongkat muat, sistem sanitasi


Abstract

ABSTRACT One limitation livestock vessel in Indonesia is caused by vessels operating not fully comply with animal welfare standards it had an impact on loss for supplier side that use this marine transportation services because cattle livestock suffering depression and weight decreases. Loading process also not qualified and not in accordance with aninal welfare that can hurt them while loading. In an effort for handling this, the Government has been made livestock transport ships that have met the animal welfare livestock vessel KM. Camara Nusantara I. The evaluation process follows the Australian Standards for the Export of Livestock and Marine Pollution. In this study, the authors will examine the process of loading and unloading and sewage systems of cattle on the ship. From the result of a data is obtained the process of loading and unloading the livestock vessel performed by ladder system as many as 500 cows were guided by a stockman for 8 hours by implementing animal welfare and sewage systems of cattle that the cleaning process performed by flow through cattle manure that assisted the sea water towards the sewage tank which has a capacity of 12.534 tons for 3-day trip by performed the drainage tank to fulfill their sewage tank during the trip. The results are already meets regulations The Australian Standards for the Export of Livestock and Marine Pollution. Keyword : livestock vessel, loading and unloading , sanitation system


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Zuhri Noor
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.