ANALISA KETEPATAN WAKTU PADA PEMBUATAN KAPAL PERINTIS 750 DWT MENGGUNAKAN ASPEK 3M DAN UJI SAMPEL DUA KAPAL SISTERSHIP

ANALYSIS OF PUNCTUALITY AT 750 DWT SHIPBUILDING PIONEERING USE 3M ASPECTS AND TEST SAMPLES OF TWO SISTERSHIP VESSEL

Reni Nurul Isnaniah (6113030042)


Abstrak

ABSTRAK Schedule perencanaan adalah penentuan urutan dari satu pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan periode atau lama waktu pengerjaan tertentu. Supaya proses produksi dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan waktu yang telah drencanakan. Kerja lembur atau overtime adalah pekerjaan yang dilakukan oleh karyawan, atas dasar perintah dari atasan yang melebihi jam kerja, atau pekerjaan yang dilakukan pada hari istirahat mingguan atau hari libur resmi. Schedule sangat penting dilakukan dalam sebuah proyek untuk mengontrol pekerjaan supaya tidak melebihi batas waktu yang telah dikerjakan. Pada Tugas Akhir ini akan membandingkan hasil ketepatan waktu kapal dengan biaya waktu normal dan biaya over time pada pembuatan kapal sabuk nusantara 57 dan kapal sabuk nusantara 58. Hasil dari analisa perbandingan didapatkan perbedaanjumlah orang dan kebutuhan waktu yang digunakan antara perencanaan dengan pelaksanaan di lapangan. Kebutuhan tenaga kerja untuk pembuatan kapal sabuk nusantara 57 adalah 130 orang.Beberapa block yang tidak mengalami crash cost adalah block 111, 112, 116, 120, 211, 212, 213, 214, 219, 220, 313, 314, 411. Sedangkan kebutuhan tenaga kerja pada pembuatan kapal sabuk nusantara 58 adalah 120 orang. Beberapa block 112, 114, 211. Dalam pembuatan dua kapal sistership waktu pengerjaan dilapangan lebih cepat dibandingkan dengan waktu pada schedule perencanaan. Waktu yang diperlukan dalam schedele perencanaan adalah 14 bulan tetapi galangan dapat menyelesaikan pembuatan dua kapal sistership hanya 9 bulan.


Abstract

ANALYSIS OF PUNCTUALITY AT 750 DWT SHIPBUILDING PIONEERING USE 3M ASPECTS AND TEST SAMPLES OF TWO SISTERSHIP VESSEL Student Name : Reni Nurul Isnaniah (6113030042) Supervisor : Fitri Hardiyanti , ST., MT.,M.ENG ABSTRACT Schedule planning is determining the sequence of the tasks to be performed with a period or a certain processing time. So that the production process can proceed smoothly in accordance with the time drencanakan. Working overtime or overtime is the work performed by employees, on the basis of orders from superiors who have longer hours of work, or the work performed on a weekly rest day or statutory holiday. Schedule is very important in a project to control the work so as not to exceed the time limit that has been done. In this final project will compare the results timeliness ship at a cost of normal time and costs over time in the shipbuilding ?Sabuk Nusantara 57 and Sabuk Nusantara 58?. The results of comparative analysis obtained many different people and the needs of the time spent between the planning and execution in field. Needs workforce for shipbuilding ? Sabuk Nusantara 57? is 130 people. Many block that does not crash cost is block 111, 112, 116, 120, 211 , 212, 213, 214, 219, 220, 313, 314, 411. While the labor needs in shipbuilding ?Sabuk Nusantara 58? is 120 people. Several blocks 112, 114, 211. In the construction of two ships sistership time of progress in the field more quickly than the time on the planning schedule. The time required in the planning schedele is 14 months but the shipyard can complete the construction of two ships sistership just 9 months.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Fitri Hardiyanti
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.