ANALISA SCRAPING PADA PROSES PEMBANGUNAN BLOK 116-01 KAPAL PERINTIS 2000 GT A.048 DI PT ADILUHUNG SARANASEGARA INDONESIA

SCRAPING ANALYSIS IN THE 116-01 BLOCK BUILDING PROCESS OF 2000 GT A.048 PIONEERS SHIP IN PT ADILUHUNG SARANASEGARA INDONESIA

Hashfi Vidi Koes Prabowo (6113030026)


Abstrak

Dalam perkembangan jaman yang semakin maju ini kita diharuskan untuk lebih efisien dalam penggunaan material yang akan digunakan. Penggambaran menggunakan Nesting Plan merupakan hal yang penting untuk dilakukan dalam proses fabrikasi. Tujuannya adalah agar dapat meminimalisir pembuangan plat yang tidak terpakai saat melakukan fabrikasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara pembuatan Shop drawing dan Nesting Plan. Shop Drawing digunakan sebagai acuan dalam pembangunan blok. Nesting plan digunakan untuk mengetahui berapa banyak material yang terpakai, material yang tidak terpakai, dan material sisa lalu untuk mengetahui juga kebutuhan material yang dibutuhkan dalam proses pembangunan. Analisa yang didapatkan dari penelitian ini adalah mengenai cara pembuatan Shop Drawing dan pembuatan Nesting Plan, juga mengetahui kebutuhan material yang akan digunakan dalam pembangunan suatu blok. Dengan menggunakan Nesting Plan akan didapat persentase kebutuhan pelat yaitu persentase material terpakai sebesar 64,5% (10.6 ton), persentase material tidak terpakai 18,4% (3,0 ton) dan material sisa 17,2% (2,8 ton) sedangkan dengan pemotongan langsung dilapangan didapatkan persentase kebutuhan pelat yaitu persentase material terpakai sebesar 64,6% (10,6 ton), persentase material tidak terpakai 20,7% (3,4 ton) dan material sisa 14,6% (2,4 ton). Maka penggunaan Nesting Plan lebih efisien dalam meminimalisir pelat tidak terpakai. Kata kunci : Shop Drawing, Nesting Plan


Abstract

In this modern era, we are required to be more efficient in using the materials that will be used. The depiction using Nesting Plan is an important thing to do in the fabrication process. The aim is to minimize the disposal of unused plate while doing fabrication. The method used in this research is through the way of making Shop Drawing and Nesting Plan. Shop Drawing is used as a reference in the construction of the block. Nesting Plan is use to determine how many materials used, materials unused, and remained materials. In addition, it is to know the material needed in the building process as well. The analysis result of this research is about the way of making Shop Drawing and Nesting Plan, and also knowing materials needed which are going to be used in the construction of a block. By using Nesting Plan, It will obtain plate percentage requirement about 64,5 % (10.6 ton) materials used, 18,4% (3,0 ton) materials unused, and 17,2 (2,8 ton) remained materials. However, the direct observation obtains 64,6% (10,6 ton) materials used, 20,7% (3,4 ton) materials unused, and 14,6% (2,4 ton) remained materials. Then the more efficient use of nesting plan in minimizing unused plates. Key words: Shop Drawing, Nesting Plan


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Aang Wahidin
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.