ANALISA PENGARUH PENAMBAHAN KECEPATAN TERHADAP TONGKAT KEMUDI PADA KAPAL TUNDA ANGGADA XIV DI PT. PELINDO MARINE SERVICE

ANALYSYS OF SPEED ADDITION EFFECT OF RUDDER STOCK ON TUG BOAT ANGGADA XIV IN PT. PELINDO MARINE SERVICE

Erix Extrada (6113030025)


Abstrak

Kapal harus dilengkapai dengan daun kemudi (Rudder) dan tongkat kemudi (Rudder Stock) yang berfungsi untuk mengubah dan menentukan arah gerak kapal, baik arah lurus ataupun belok. Daun kemudi (Rudder) diletakkan di bagian buritan kapal tepat di belakang baling-baling (Propeller) kapal yang kemudian dihubungkan dengan tongkat kemudi (Rudder Stock) sebagai sumbu putarnya. Untuk meningkatkan peranan daun kemudi (Rudder) pada kapal, maka harus memenuhi standar yang telah ditentukan baik secara nasional ataupun internasional berdasarkan klas. Namun dalam kenyataannya hal tersebut tidak berjalan sesuai dengan kenyataan di lapangan. Di PT Pelindo Marine Service sedang dilakukan pekerjaan repowering Kapal Tunda Anggada XIV dimana kecepatan kapal yang awalnya 10 Knot akan ditingkatkan menjadi 12 Knot sesuai dengan kontrak kerja. Penambahan kecepatan tersebut akan berpengaruh terhadap beberapa bagian kapal seperti daun kemudi (Rudder) dan tongkat kemudi (Rudder Stock). Sehingga perlu dilakukannya identifikasi permasalahan tersebut untuk mengetahui apa pengaruh penambahan kecepatan kapal terhadap tongkat kemudi pada Kapal Tunda Anggada XIV. Dari identifikasi masalah dan pembahasan masalah yang ada dapat disimpulkan bahwa Penambahan kecepatan kapal karena repowering berpengaruh terhadap tongkat kemudi (Rudder Stock), yaitu meliputi gaya kemudi, momen torsi kemudi, dan diameter tongkat kemudi. Kapal Tunda Anggada XIV bisa dikatakan belum laik jalan. Karena diameter tongkat kemudi (Rudder Stock) berdasarkan syarat klas BKI pada kecepatan 10 Knot adalah sebesar 91.4 mm sedangkan data diameter tongkat kemudi (Rudder Stock) di lapangan sebesar 89.974 mm, sehingga tongkat kemudi (Rudder Stock) sudah mengalami aus sebesar 1.426 mm, sedangkan jika kecepatan kapal diperbesar menjadi 12 Knot syarat minimal diameter tongkat kemudi (Rudder Stock) adalah 103.3 mm atau memiliki selisih 13.326 mm dengan data diameter tongkat kemudi (Rudder Stock) di lapangan, sehingga tongkat kemudi (Rudder Stock) perlu diganti dengan yang baru sesuai persyaratan karena tongkat kemudi (Rudder Stock) yang sudah ada belum memenuhi persyaratan berdasarkan Klas Biro Klasifikasi Indonesia Peraturan Lambung BAB 14 Tentang Kemudi Kapal. Kata kunci: Kemudi, Tongkat Kemudi, Kecepatan


Abstract

The vessel must be equipped with rudder and rudder stock which serves to change and determine the direction of motion of the ship, either a straight line or turn. Rudder is placed at the stern of the ship right behind the propeller vessel is then connected to the rudder stock as the axis of rotation. To increase the role of the rudder on the ship, it must meet prescribed standards both nationally and internationally based class. But in reality it does not run in accordance with the reality on the ground. PT Pelindo Marine Service repowering work being done Boat Towing Anggada XIV where speed boats were originally 10 Knot Knot will be increased to 12 in accordance with the employment contract. The addition of the speed will affect some parts of the ship such as rudder and the rudder stock. So that the identification of these problems need to know what the effect of the ship's speed to the rudder stock on Boat Towing Anggada XIV. From problem identification and discussion of problems that exist can be concluded that the addition of the speed boats for repowering affect the rudder stock which includes steering wheel moment, steering torque moment, and the diameter of the steering rod. Boat Towing Anggada XIV can be said not roadworthy. Because the diameter of rudder stock is based on the requirements of class BKI at a speed of 10 knots is equal to 91.4 mm while the data of the diameter of the rudder stock in the field amounted to 89 974 mm, so that the rudder stock has experienced worn by 1,426 mm, whereas if the speed of the ship is enlarged to 12 knots minimum requirement diameter of rudder stock is 103.3 mm or has a difference of 13 326 mm diameter rudder stock with the data in the field, so that the rudder stock need to be replaced with a new one according to the requirements for existing rudder stock not meet the requirements of Biro Klasifikasi Indonesia Regulation Chapter 14 about Rudder. Keywords : Rudder, Rudder Stock, Speed


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Hariyanto Soeroso
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.