ANALISA PERUBAHAN KONSTRUKSI KAMAR MESIN KT ANGGADA XIV AKIBAT REPOWERING DARI 2 x 486 HP MENJADI 2 x 1000 HP

ANALYSIS OF CHANGES IN THE ENGINE ROOM CONSTRUCTION KT ANGGADA XIV DUE TO REPOWERING FROM 2 x 486 HP TO 2 x 1000 HP.

Patrisia Andiani (6113030012)


Abstrak

ABSTRAK Seiring dengan peningkatan arus transportasi laut di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, menuntut semakin banyak pula kapal tunda dengan kapasitas bollard pull (kekuatan tarik) dan kecepatan yang memadai untuk melayani tug assist service. KT Anggada XIV merupakan kapal tunda milik PT Pelindo III yang beberapa tahun terakhir telah dicabut klasnya oleh Biro Klasifikasi Indonesia karena memiliki daya yang kecil dan hanya mempunyai kuat tarik 10 ton sehingga kurang bisa melayani fasilitas tunda saat ini. Salah satu solusi agar kapal tersebut dapat digunakan kembali adalah dengan mengganti mesin utamanya (repowering) dengan daya yang lebih besar yaitu 2 x 1000 Hp. Sebagai akibat dari peningkatan daya mesin maka ada beberapa persoalan yang perlu dikaji yaitu perubahan konstruksi dan denah kamar mesin akibat bertambahnya daya tersebut. Dibutuhkan data berupa spesifikasi mesin induk yang baru, denah kamar mesin, general arrangement untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Selain itu, kekuatan konstruksi setelah repowering juga harus dihitung baik secara manual sesuai dengan rule BKI maupun menggunkan software ANSYS. Dari hasil analisa diketahui bahwa di dalam kamar mesin terjadi beberapa perubahan konstruksi seperti pondasi mesin, wrang plate, dan penumpu bujur. Perubahan ini sesuai dengan perhitungan berdasarkan rule BKI. Dengan software Maxsurf Pro Tahanan total kapal setelah pergantian mesin induk adalah 611,167 Hp. Selain itu perubahan engine room layout juga masih sesuai standar BKI sehingga seseorang masih bisa melakukan aktivitas maintenance di dalam kamar mesin. Dengan menggunakan software ANSYS defleksi yang diterima oleh kamar mesin sebesar 199,51 N/mm2. Angka tersebut masih memenuhi defleksi maksimum yang dihitung berdasarkan rule BKI yaitu 241,32 N/mm2. Kata kunci : Repowering, Mesin induk, konstruksi, defleksi.


Abstract

ABSTRACT Along with the increased flow of sea transport in the port of Tanjung Perak Surabaya, demanding more and more also tugs with a bollard pull capacity (tensile strength) and a speed sufficient to serve tug assist service. KT Anggada XIV is a tugboat owned by PT Pelindo III which in recent years has been revoked by the Bureau of Classification klasnya Indonesia because it has little power and only has a tensile strength of 10 tons, so less airport facilities could delay the moment. One solution that the vessel can be reused is to replace the main engine (repowering) with greater power is 2 x 1000 Hp. As a result of the increase in engine power, there are several issues that need to be the change in the construction and layout in the engine room due to increasing the power. It takes data such as engine specifications new master, the engine room layout, general arrangement to resolve the issue. In addition, construction strength after repowering should also be counted either manually in accordance with Bureau of Classification Indonesia rules or using the software ANSYS. From the analysis, it is known that in the engine room there are some changes such foundation construction machinery, wrang plate, and the fulcrum longitude. This change is in accordance with the calculation based on the rule BKI. By using Maxsurf Pro software total resistance after repowering is 611,167 Hp. Besides the change of engine room layout is also still on standards so that a person can still perform maintenance activities in the engine room. By using ANSYS software deflection received by the engine room of 199,51 N / mm2. The figure still on the maximum deflection is calculated based on the rule BKI is 241.32 N / mm2 . Keywords: Repowering, aircraft engines, construction, deflection


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Bambang Teguh Setiawan
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2013


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.