Pengaruh Coating dan artificial defect terhadap sensitivitas pada pengujian magnetic particle

EFFECT OF COATING AND ARTIFICIAL DEFECT IN SENSITIVITY ON MAGNETIC PARTICLE TEST

Mochammad Noer Novaldiansyah (6112030055)


Abstrak

Magnetic Particle test adalah salah satu metode pengujian yang bertujuan untuk mendeteksi discontinuity bahan logam ferromagnetic pada permukaan atau discontinuity sub surface. Biasanya pengujian ini dilakukan pada benda kerja pada tahapan Quality Control produksi. Namun pada pengaplikasian di lapangan, Magnetic Particle Test sering dilakukan pada logam atau khususnya pelat yang sudah dilapisi (coating) yang bisa mengurangi sensitivitas atau kemampuan deteksi cacat terutama ketepatan posisi cacat dan dimensi cacat yang sebenarnya. Metode dalam tugas akhir ini yaitu mulai dari studi literatur, pengumpulan data-data penunjang, berlanjut pada simulasi pengujian magnetic particle pada sample pelat dengan dimensi tertentu yang sudah diberi cacat buatan dengan berbagai posisi setelah itu dilapisi coating dengan beberapa varian ketebalan. Dari hasil pengujian tersebut akan disimpulkan pada berapa mikron ketebalan coating dan posisi apa yang terdeteksi dengan akurat pada magnetic particle test. Berdasarkan hasil uji, Pada indikasi lebar crack dengan coating 85 micron dan sudut 90o, kemampuan deteksinya sekitar 350% jika dibandingkan dengan lebar crack sebenarnya. Pada indikasi lebar crack dengan coating 205 micron dan sudut 30o, Kemampuan deteksinya hanya sekitar 270% jika dibandingkan lebar crack sebenarnya. Kemampuan deteksi dari metode pengujian magnetic particle test pada cacat dalam (subsurface crack) dengan coating terbukti semakin meningkat jika dibandingkan dengan cacat sebenarnya, Namun seiring penambahan ketebalan coating dan kemiringan sudut, kemampuan pendeteksian terbukti semakin berkurang


Abstract

Magnetic particle test is a one testing method that supposed to detect the discontinuity of ferromagnetic material on it surface or subsurface. Usually this testing is applied to the material on Quaility control step. But on it appliance on field , magnetic particle test often applied on metal especially on coated plate which can decrease the sensitivity or defect detection ability especially the defect position and actual defect dimension. The methode on this thesis is starting from studying literature, collect supporting data, then continued to the simulation of magnetic particle testing on sample of plate with certain dimension that has artificial defect on it which has been made before and after that applied some variation thickness of coating. From that testing result, will be concluded on which thickness of coating and what position that detected accurately on magnetic particle test. Based on testing result, on width crack indication with coating 85 micron and on angular position 90o, The ability of detection is about 350% if compared to actual width of crack. On width crack indication with coating 205 micron and on angular position 30o, the ability of detection is just abaout 270% if compared to actual crack. The ability of detection of magnetic particle test method on subsurface crack with coating is proved that more width detected if compared to actual crack. But as increasing of thickness coating and more angular position on it defect, the ability of detection is decreasing.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Mohammad Thoriq Wahyudi
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.