PENGARUH VARIASI ARUS LAS SMAW PADA PENGELASAN SIDE SHELL DAN FRAME DI BANGUNAN ATAS DITINJAU DARI PENETRASI, LEBAR HAZ, DAN DEFORMASI

VARIATION OF SMAW WELDING CURRENT EFFECT WHILE WELDING PROCESS ON THE SIDE SHELL AND FRAME IN TERMS OF PENETRATION, WIDHT OF HAZ, AND DEFORMATION.

Bernadita Suryawati (6112030052)


Abstrak

Kuat arus berpengaruh dalam proses las-lasan. Semakin tinggi kuat arus maka filler metal akan semakin mudah mencair. Tetapi deformasi akan terjadi lebih besar apabila menggunakan kuat arus yang tinggi. Selain itu, pengaruh penggunaan kuat arus yang berubah-ubah apakah dapat mempengaruhi penetrasi dan indikasi adanya cacat las di dalam weld metal (misal cluster porousity, incomplete penetration, incomplete root fusion, dll). Maka dari itu, dalam tugas akhir ini akan meneliti bagaimana pengaruh kuat arus jika dilihat dari penetrasi, luasan dan lebar HAZ, dan deformasi yang terjadi,. Dengan menggunakan metodi pengujian Destructive dan Non Destructive Test yaitu deformasi tes, makro etsa tes, dan fracture tes. Spesimen uji yang digunakan untuk simulasi yaitu AH36, dengan variasi kuat arus yang digunakan yaitu 80 A, 100 A, 130A. Berdasarkan hasil pengujian yang didapat yaitu hampir semua hasil las-lasan mengalami complete penetration, hanya beberapa yang mengalami incomplete yaitu pada spesimen 1A side B, 1B side A dan side B, dn 2B side B. Cacat yang terdeteksi pada spesimen yaitu Cluster porousity dan undertcut. Tetapi ditinjau dari deformasi yang ada, material dengan kuat arus terendah mengalami deformasi tertinggi. Ini tidak sesuai dengan hipotesa yang ada karena apabila kuat arus semakin kecil maka deformasi yang terdeteksi semakin kecil juga. Kemungkinan karena ada kelalaian dalam proses pengelasan atau saat pengujian alat yang digunakan tidak terlalu akurat. Kata kunci : Variasi kuat arus, cacat las


Abstract

Variation of ampere weld influential inthe process of welding. The higher of ampere the easier to fuse. But, deformation will be raise if we applicate higher ampere of weld. Moreover, effect of using variations of ampere changing, which is could affected of penetration and indication discontinuity in weld metal (like cluster porousity, incomplete penetration, incomplete root fusion, etc). Therefore, in this final project will research about how the influence of ampere welding in terms of deformation, penetration, width and area of HAZ (Heat Affected Zone). With using methode of examination are Destructive and Non Destructive test which is deformation test, macro etching test, and fracture test. The specimens test using AH 36. Then variatuon of ampere is using 80 A, 100 A, 130 A. Based on result of examination, mostly, all of weld metal experience complete penetration, just some of that, specimen test is experience incomplete penetration. On the specimen 1A side B, 1B side A and side B, 2B side B. Discontinuity is mostly detected porousity, one of that is undercut. But, if when the specimen viewed from deformation, mostly the lowest current ampere is experience the highest deformation. This is not appropriate with hypothesisbecause the lowest ampere deformation will be lowest too. Possibility, because of human error, or errors in the welding process or tool used is not accurated Keywords: Variation of ampere, discontinuity


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Mohammad Thoriq Wahyudi
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.