REDESIGN KAPAL PERINTIS 500 DWT MENJADI KAPAL FERRY

Redesign 500 DWT perintis ship become ferry passengers ship

Rohmad Faisal Adi S. (6112030043)


Abstrak

PT.F1 PERKASA akan mengikuti sebuah tender kapal ferry, untuk memenuhi perencanaan penumpang serta mempercepat dan mempermudah pengerjaan pada kapal ferry tersebut, maka PT. F1 PERKASA akan menggunakan desain kapal perintis yang sudah ada di perusahaan, karena ukuran utama pada kapal ferry tidak jauh berbeda dengan kapal perintis yang sudah ada di perusahaan tersebut. Metode penelitian yang digunakan pada pembahasan ini merupakan langkah ? langkah penelitian secara berurutan diawali dengan identifikasi kapal, merancang layout kapal, untuk menyesuaikan terhadap fungsi pada kapal yang baru ada beberapa peralatan maupun fasilitas yang perlu di tambah dan dikurangi pada kapal yang lama. Untuk analisa stabilitas kapal dilakukan dengan 5 (lima) kondisi pemuatan menggunakan pendekatan software HydromaxPro. Dari hasil redesain didapat fasilitas ? fasilitas (peralatan) yang ditambahkan dan di benahi untuk meningkatkan efektifitas ruang terhadap fungsi kapal, seperti perombakan crane, proses redesain cargo hold , penambahan peralatan keselamatan, dan fasilitas fasilitas pada kapal ferry. Sehingga hasil analisa dapat diketahui bahwa kapal ferry ini telah memenuhi kriteria stabilitas dari IMO. Dari lima kondisi pemuatan, nilai GZ paling tinggi di dapat pada kondisi lima, yaitu saat kapal dengan muatan penumpang 0 % FOT 100 % dengan nilai GZ 1.173 meter pada 32?. Kondisi kritis didapat pada kondisi pemuatan tiga, yaitu saat kapal dengan muatan penumpang 100% FOT 50 % dengan nilai GZ 1.014 meter pada 31?. Kata kunci : Redesign, Kapal Ferry, Kapal perintis, Stabilitas


Abstract

PT. F1 PERKASA will follow a tender ship of ferry, to cater for the passengers as well as planning to accelerate and facilitate the work on the ferry, then PT. F1 PERKASA will use pioneering ship design that already exists in the company, because the important measure on the ferry is not much different with pioneer ship that already exists in the company. The methodology used in this discussion is the research steps by steps in sequence beginning with the identification of the ship, designed the layout of the ship, to adjust towards a new function on the ship there are some equipment or facilities that need to be added and subtracted on the old ship. To analyze the stability of the ship carried out with 5 (five) loading conditions using HydromaxPro software approach. From the result obtained redesigning facilities ? facilities (equipment) were added and in the clear to enhance the effectiveness of the space ship functions, such as againt an overhaul of crane, the process of redesain cargo hold, the addition of safety equipment, and facilities on-site on a ferry. Analysis result can be seen that the ferry has complied with the criteria of the stability of the IMO. From the five loading conditions, the value of gz most high in a can on the condition of five that was when the ship with the passenger charge is 0 % FOT 100 % with a value of GZ 1.173 m at 32 degrees. Critical condition obtained on condition of floading three, when the ship with a cargo of 100 % passengers, 50 % value FOT GZ 1.014 m at 31 degrees. Keyword : Redesign, Ferry ship, ship pioneer, stability.


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Ruddianto
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.