PENGARUH VARIASI ARUS PADA PENGELASAN MIG (METAL INERT GAS) TERHADAP KEKUATAN DAN CACAT LAS PADA MATERIAL ALUMINIUM 5083 DENGAN METODE SPRAY TRANSFER

The Influence of Variations of Current in Welding MIG ( Metal Inert Gas ) Against The Force and Disabled Welding in The Material Aluminum 5083 with The Methods Spray Transfer

Tarras Bhulba Wibowo (6112030010)


Abstrak

Aluminium 5083 mengandung magnesium sebagai komposisi utama yang banyak digunakan untuk konstruksi umum termasuk konstruksi kapal, tangki-tangki LNG, bejana tekan temperature rendah, peralatan kelautan dan struktrur rangka bangunan. Logam ini memiliki sifat tidak dapat diperlaku-panaskan dan memiliki sifat yang baik dalam daya tahan korosi terutama korosi oleh air laut dan sifat mampu las. Tetapi logam ini mempunyai kualitas sambungan las yang rentan terhadap kegagalan akibat gaya-gaya yang bekerja pada struktur tersebut. Untuk mengetahui kualitas sambungan las tersebut maka diperlukan suatu proses perbandingan arus pengelasan untuk mengetahui hasil apa yang terjadi dari material tersebut. Material yang digunakan adalah flat bar aluminium 5083 dengan tebal 5mm, posisi pengelasan mengunakan posisi flat 1G. Sebanyak 3 sambungan. Pengelasan menggunakan GMAW jenis MIG (Metal Inert Gas) dengan sumber arus DC dan menggunakan filler metal ER 5356 berdiameter 1,2 mm dan dilakukan dengan perbedaan arus 135 A, 160 A, dan 200 A dan voltase 20-23 V, dengan perlakuan pengelasan yang sama. Dari pembelajaran yang ada dilakukan pengujian radiography, penetrant, dan tarik guna untuk mengetahui cacat las yang ditimbulkan dan kekuatan yang dihasilkan oleh material aluminium 5083. Hasil yang didapat setelah melakukan pengujian radiography menunjukkan bahwa semua material uji memiliki cacat las jenis porosity dan harus direject serta direpair. Dari uji penetrant cacat-cacat yang terjadi di permukaan las menunjukkan cacat las yang tergolong tidak perlu di repair dan direject. Sedangkan dari uji tarik menunjukkan bahwa semua material uji dengan arus 135 A, 160 A, dan 200 A patah di bagian weld metal dan arus 200 A menunjukkan nilai kuat tarik yang paling tinggi. Kata kunci : Aluminium 5083, Cacat lasan, GMAW, Kuat tarik, MIG (Metal Inert Gas)


Abstract

Aluminium 5083 that contains magnesium as the main ingredients are widely used for general construction, including the construction of ships, LNG tanks, low temperature pressure vessels, marine equipment and frame building structure. These metals have properties can not be want heat and have good properties in corrosion resistance, especially corrosion by seawater and weldability properties. But the metal has weld quality joints that susceptible to failure due to the forces acting on the structure. To determine the quality of the weld joints, it needed welding current comparison process to determine the outcome of what happened from the material. The materials which used are flat bar of aluminium 5083 with 5 mm, as many as three joints. The welding is using GMAW which welding type MIG (Metal Inert Gas) with DC current source and using filler metal ER 5356 is done with the current difference 135 A, 160 A, and 200 A and a voltage of 20-23 V, with the same welding treatment. Of existing learning radiography testing, penetrant, and drag in order to determine the welding defects generated and the power generated by the aluminum material 5083. The results obtained after testing radiography showed that all test materials have welding defect which kind of porosity and should be reject and repaired. From penetrant test, defects that occur on the surface of the weld are showing weld defects that classified as unnecessary repair and direject. While the tensile test showed that all test material with the current 135 A, 160 A, and 200 A fracture in the weld metal and the current value of 200 A showed the highest tensile strength. Keywords: Aluminum 5083, Welding Defect, GMAW, tensile strength, MIG (Metal Inert Gas)


Detil Peneliti

Dosen Pembimbing 1 :Zuhri Noor
Dosen Pembimbing 2 :

Program Studi : D3 - TEKNIK PERANCANGAN DAN KONSTRUKSI KAPAL
Angkatan : 2012


Untuk mendapatkan versi full dari dokumen penelitian ini, Anda dapat melihat koleksi Buku Tugas Akhir di Perpustakaan Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya pada jam kerja. Atau Anda dapat menghubungi penulis secara personal.